Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Resmi Membentuk Komunitas Raja Isa Nongsa

1v

NONGSA | Go Indonesia.id – Komunitas Raja Isa nongsa resmi dibentuk di Kota Batam sebagai upaya memperkuat sinergi layanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat.

Pembentukan komunitas ini dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Selasa (23/12/2025).

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan Satuan Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Bapak Wahyu Dewanto beserta tim serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang sosial.

Turut hadir Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Batam Zul Arief

pekerja sosial Kecamatan Nongsa, TKSK, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pencacah kader Posyandu, Perangkat RT dan RW, kader PKK, Koordinator Daerah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), LKSA Al Fateh, pendamping disabilitas, serta pendamping rehabilitasi sosial.

 

Pembentukan Komunitas Raja isa Nongsa Batam bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan sosial terpadu, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak, penyandang disabilitas, dan keluarga prasejahtera.

Melalui komunitas ini, diharapkan pelayanan sosial dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.

 

Pimpinan Satuan Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Wahyu Edawanto menyampaikan bahwa Komunitas Raja Isa Nongsa merupakan wadah kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan sosial di daerah.

 

“Sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan layanan sosial yang menyeluruh dan tepat sasaran,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Batam Zul Arief, mengapresiasi terbentuknya Komunitas Raja isa Nongsa di Batam dan berharap komunitas ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menangani berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Dengan terbentuknya Komunitas Raja Isa Nongsa dibatam diharapkan upaya penanganan masalah sosial dapat dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan, sejalan dengan program pembangunan kesejahteraan sosial nasional.

 

Reporter: Puji Prihatin


Advertisement

Pos terkait