BANYUWANGI | Go Indonesia.id β Panitia Penyelenggara Musyawarah Daerah (Musda) Ke-XI Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi telah menyelesaikan tahapan penjaringan bakal calon (bacalon) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar periode 2025-2030. Penjaringan bakal calon dilaksanakan pada Minggu (28/12/2025) mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi, dan hasilnya, Eva Hestiyawati ditetapkan sebagai calon tunggal untuk jabatan tersebut.
Ketua Penyelenggara Musda Ke-XI, Wahyudi, menyampaikan bahwa terdapat dua bakal calon yang mendaftar, yakni Maβrifatul Kamila dan Eva Hestiyawati, yang keduanya merupakan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi. Dari proses tersebut, Eva dinyatakan sebagai calon tunggal yang akan maju dalam Musda Ke-XI.
Proses verifikasi dilakukan melalui pemeriksaan administratif dan faktual terhadap surat dukungan tertulis dari para pemegang hak suara. Dalam proses tersebut, ditemukan adanya dukungan ganda dari Pimpinan Kecamatan (PK) Rogojampi dan PK Sempu. Panitia Steering Committee (SC) kemudian menetapkan hasil akhir verifikasi dukungan. “Akhirnya SC memutuskan dan menetapkan Bu Eva Hestiyawati mendapat dukungan kurang lebih 20 pemegang hak suara, Bu Marifatul Kamila hanya mendapatkan 6 dukungan pemegang hak suara,” jelas Wahyudi.
Keputusan tersebut juga berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) DPP Partai Golkar Pasal 27, yang menetapkan bahwa bakal calon ketua minimal harus memperoleh dukungan 30 persen dari pemegang hak suara. Karena Marifatul Kamilah dianggap tidak layak untuk mencalonkan diri dan Eva memenuhi syarat dengan dukungan yang diperoleh, panitia menetapkan secara bulat aklamasi Eva sebagai calon tunggal.
Dalam foto yang disebarkan akun Politik 24 Jam, Eva terlihat berdiri bersama sejumlah pejabat dan anggota panitia di depan papan tanda “Tempat Pendaftaran/Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi”, dengan mengenakan seragam warna kuning khas partai.
Wakil Ketua Penyelenggara Musda Ke-XI, Muhammad Sahlan, menambahkan bahwa seluruh tahapan Musda dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Ini Musda yang penuh kedamaian, kegembiraan layaknya keluarga bermusyawarah, kira-kira begitu,” ucap Sahlan.
Ditetapkannya calon tunggal diharapkan mempermudah proses Musda selanjutnya, serta memusatkan energi untuk menyusun program kerja yang terfokus pada kemajuan daerah dan kesejahteraan warga. Eva Hestiyawati diharapkan dapat membawa visi baru dan kolaborasi yang erat dengan berbagai elemen untuk memajukan Partai Golkar di Banyuwangi.
Reporter : Indah Razak







