NIAS SELATAN | Go Indonesia.id – Seorang warga lanjut usia Desa Marao, Kecamatan Ulunoyo, Kabupaten Nias Selatan, berinisial BN, mengaku sudah tidak lagi menerima bantuan sosial dari pemerintah sejak tahun 2023 hingga sekarang.(19/1/26).
Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya ia masih tercatat sebagai penerima bantuan dan hingga kini namanya disebut masih terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Keluhan tersebut disampaikan BN kepada wartawan saat dikonfirmasi di lapangan. Dengan usia yang telah menginjak sekitar 70 tahun, BN menilai dirinya sangat layak menerima bantuan pemerintah, mengingat kondisi fisiknya yang sudah tidak memungkinkan untuk bekerja seperti dahulu.
“Saya sudah tua, tenaga sudah tidak ada. Dulu masih dapat bantuan, tapi sejak 2023 sampai sekarang tidak pernah lagi. Padahal di DTKS nama kami masih ada,” ujar BN dengan nada kecewa.
Yang menjadi sorotan, menurut BN, bantuan sosial justru dinikmati oleh warga yang dinilainya masih berkecukupan secara ekonomi, sementara dirinya dan keluarga yang benar-benar membutuhkan justru tidak tersentuh bantuan.
“Kami ini susah, penghasilan tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi bantuan malah diberikan kepada orang yang hidupnya sudah cukup,” tambahnya.
BN berharap pemerintah desa hingga pemerintah daerah Kabupaten Nias Selatan dapat melakukan pendataan ulang dan evaluasi penyaluran bantuan sosial, agar tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat tidak mampu, khususnya warga lanjut usia.
Kasus ini menambah daftar keluhan masyarakat terkait dugaan ketidaktepatan sasaran bantuan sosial, yang diharapkan dapat segera mendapat perhatian serius dari instansi terkait.
Reporter 🙁 Deni,Ucok)







