NATUNA | Go Indonesia.Id _Kunjungan kerja Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, ke Kabupaten Natuna dalam rangka Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan daerah.
Kegiatan yang dihadiri ratusan undangan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh politik, hingga tokoh masyarakat. Namun, kegiatan tersebut tampak didominasi oleh kalangan PNS dan ASN.
Di tengah suasana penuh keakraban pasca Idulfitri, perhatian publik juga tertuju pada sejauh mana pertemuan ini mampu mendorong solusi konkret terhadap berbagai persoalan daerah, khususnya di wilayah perbatasan seperti Natuna.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad tidak hanya menekankan pentingnya sinergi pembangunan, tetapi juga memaparkan rencana program Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun 2026.
Ia menyebutkan bahwa Pemprov Kepri akan menggelontorkan anggaran berkisar Rp35 hingga Rp40 miliar untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Natuna.
Selain itu, suasana sambutan sempat mencair ketika Gubernur menyelipkan pantun yang mengingatkan pentingnya tanggung jawab, termasuk soal kewajiban membayar hutang.
Momentum ini harus kita manfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan sinergi dalam membangun daerah,” ujarnya.
Meski berlangsung dalam nuansa kekeluargaan, masyarakat berharap komitmen anggaran dan program yang disampaikan tidak hanya menjadi wacana, melainkan benar-benar terealisasi dan berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat Natuna.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut pun menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang penyampaian arah kebijakan dan harapan pembangunan ke depan.
Reporter: Baharullazi






