10.000 Bibit Cabe Laju Ditanam di Nenbura oleh BUMDes Pura Bekor dan Kelompok Sinar Napun Wulat

IMG 20260424 WA0116

DORENG | Go Indonesia.Id _Gerakan ketahanan pangan di Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka kembali diperkuat. (24/4/26).

Sebanyak 10.000 bibit cabe laju resmi ditanam dalam kegiatan kolaboratif yang digagas BUMDes Pura Bekor bersama Kelompok Tani Sinar Napun Wulat, Kamis pagi.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kegiatan tanam perdana ini turut dihadiri dan didukung langsung oleh Kapolsek Bola melalui utusan babinkantipmas , Camat Doreng, Pendamping Desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)*, serta tokoh rohani dan masyarakat Desa Nenbura.

Diawali Adat, Dilanjutkan Aksi Nyata
Acara dimulai pukul 09.00 WITA dengan ritus pemberkatan bibit cabe dan tomat sebagai bentuk permohonan restu kepada Tuan dan alam. Romo Ris , O. Cam pastor paroki habรฌola memimpin doa pemberkatan agar tanah subur dan tanaman dijauhkan dari hama.

Dalam sambutannya, Direktur BUMDes Pura Bekor, menegaskan bahwa penanaman 10.000 cabe laju ini adalah wujud nyata program ketahanan pangan desa. โ€œBUMDes tidak hanya urus simpan pinjam. Kami hadir untuk pastikan dapur warga tetap nempung. Hasil panen nanti akan dikelola BUMDes untuk pasar lokal dan antar desa,โ€ ujarnya. Johanis Jawa S.H

Polri & Pemerintah Kecamatan Turun Langsung ke Lahan

Dukungan penuh datang dari Polsek Bola. Babinkantipmas Desa Nenbura dan babinkantipmas Desa Hokor, pak Armando dan pak Heribertus fahik , bahkan ikut turun menanam bersama Klompok Sinar Napun Wulat โ€œKetahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Polisi siap kawal dari benih sampai panen agar tidak ada yang main-main dengan program ini,โ€ tegasnya

Camat Doreng, , yang membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi atas kekompakan Nenbura. โ€œIni contoh kolaborasi ideal: BUMDes sebagai motor, kelompok tani sebagai pelaksana, didukung Polri, PPL, dan Pendamping Desa. Doreng harus jadi lumbung cabe untuk Sikka,โ€ kata Camat. Sekjam doreng Servasius Ajimus Aliando s, sos

Dikawal PPL & Pendamping Desa
PPL Kecamatan Doreng, menjelaskan bahwa cabe laju dipilih karena umur panen cepat, 70-80 hari, dan tahan penyakit. โ€œKita pakai jarak tanam 60×50 cm, pupuk dasar kohe + NPK. Kelompok Sinar Napun Wulat sudah kami latih dari pembibitan sampai pengendalian hama,โ€ jelasnya. Pak Evi

Komitmen Kelompok Sinar Napun Wulat
Ketua Kelompok Tani Sinar Napun Wulat, memimpin deklarasi komitmen di akhir acara tanam.

โ€œKami 15 anggota kelompok berjanji rawat 10.000 pohon cabe ini sampai panen. Ini bukan sekadar proyek, tapi untuk anak cucu Nenbura,โ€ ucapnya. Edison

Kegiatan ditutup dengan doa syukur dan makan siang bersama, menyantap hasil kebun warga Nenbura.

Reporter : Hubertus


Advertisement

Pos terkait