JAKARTA | Go Indonesia.Id _Dalam rangka memperkuat sinergitas, transparansi, serta akuntabilitas publik di lingkungan peradilan umum dan agama, Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri, menegaskan pentingnya pelaksanaan agenda rutin Coffee Morning bersama insan media di Media Centre Pengadilan Negeri (PN) maupun Pengadilan Tingkat Banding (PT/PTA).
Ketua Umum FORSIMEMA-RI menyampaikan bahwa Media Centre di tiap satuan kerja (satker) pengadilan bukan sekadar ruangan fisik, melainkan ruang jembatan komunikasi strategis antara aparat penegak hukum dan publik melalui perantara jurnalis.
“Agenda Coffee Morning ini menjadi wadah diskusi informal namun substantif.
Kami ingin memastikan bahwa keterbukaan informasi hukum, sosialisasi kebijakan terbaru Mahkamah Agung, hingga edukasi masyarakat mengenai perkembangan hukum dapat tersaji secara profesional, objektif, dan berimbang,” ujar Ketum FORSIMEMA-RI.
Poin-Poin Utama Diskusi & Agenda Kerja:
*1.Jadwal & Pelaksanaan Forum Interaktif* :
* Pengadilan Negeri (Tingkat Pertama): Dilaksanakan secara berkala/bulanan guna mengawal isu-isu penanganan perkara, layanan informasi publik (PPID), hingga program kesadaran hukum masyarakat.
* Pengadilan Tingkat Banding (PT/PTA): Dilaksanakan secara berkala/triwulanan untuk membahas sinkronisasi kebijakan peradilan wilayah, transparansi putusan banding, serta penguatan pengawasan internal.
*2. Penguatan Peran Media Centre* :
* Mendorong optimalisasi fasilitas Media Centre di PN dan PT sebagai pusat konfirmasi, press conference, dan forum edukasi hukum.
*3.Komitmen Edukasi & Pengawasan Keadilan* :
* Mendorong penyampaian informasi perkara yang presisi, proporsional, serta bebas dari disinformasi.
* Memperkuat ruang dialog interaktif antara Humas/Juru Bicara Pengadilan dengan awak media yang tergabung dalam FORSIMEMA-RI.
Melalui kolaborasi dan silaturahmi yang terus dibangun melalui agenda Coffee Morning ini, FORSIMEMA-RI berharap independensi peradilan dan hak publik atas informasi hukum dapat berjalan secara seimbang, demi mewujudkan peradilan Indonesia yang agung dan terpercaya.
Penulis:Syamsul Bahri
Ketum FORSIMEMA-RI




