BANYUWANGI | Go Indonesia.id — Sebuah capaian bersejarah kini terukir di peta ketahanan pangan nasional. Perum BULOG sukses memecahkan rekor tertinggi penyerapan beras sepanjang sejarah keberadaannya, dengan realisasi pengadaan mencapai 4.115.014 ton setara beras per 8 Oktober 2026 — atau 102,88 persen dari target penugasan Pemerintah sebesar 4 juta ton.
Angka luar biasa ini melampaui capaian tahun 2025 sebanyak 3,19 juta ton, sekaligus menumbangkan rekor lama yang berdiri sejak tahun 2012 di angka 3,65 juta ton. Sebuah bukti nyata bahwa semangat kerja sama dan sinergi mampu melampaui ekspektasi terbesar sekalipun.
Tak kalah membanggakan, BULOG Cabang Banyuwangi turut menyumbang prestasi gemilang dengan realisasi 71.070,69 ton setara beras — mencapai 102,47 persen dari target yang ditetapkan. Angka ini menempatkan Banyuwangi sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan di wilayah ujung timur Pulau Jawa, sekaligus membuktikan bahwa daerah mampu tampil memimpin dan melampaui harapan.
🗣️ Pernyataan Pemimpin Cabang BULOG Banyuwangi
Dwiana Puspitasari, Pemimpin Cabang Perum BULOG Kancab Banyuwangi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam:
“Capaian lebih dari 4 juta ton beras secara nasional yang memecahkan rekor tertinggi sepanjang BULOG berdiri ini bukan sekadar angka. Banyuwangi menyumbang sebanyak 71.070,69 ton setara beras atau 102,47 persen dari target penugasan. Di baliknya ada kerja keras, dedikasi, dan semangat seluruh insan BULOG di berbagai penjuru Indonesia yang terus bergerak, turun langsung ke lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik.”
“Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas kepercayaan Bapak Presiden kepada BULOG, dukungan Pemkab Banyuwangi, Dinas Pertanian dan Pangan, para penyuluh, TNI, para petani, serta seluruh mitra kerja. Capaian ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar — menjaga ketersediaan pangan rakyat, menyejahterakan petani, dan memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia dari Banyuwangi untuk seluruh negeri.”
🌾 Makna di Balik Angka Bersejarah
Capaian ini bukan sekadar kebanggaan semata. Penyerapan masif beras dari petani memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), menjaga stabilitas harga di tingkat produsen maupun konsumen, dan memastikan kedaulatan pangan bangsa berdiri di atas fondasi yang kuat. Pengadaan dilakukan melalui jaringan luas di sentra-sentra produksi, dengan langkah strategis memperkuat jaringan pembelian, kesiapan pergudangan, dan percepatan penyerapan pada masa panen.
Pencapaian ini sekaligus menjadi kado istimewa menuju dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, cita-cita swasembada pangan yang berkelanjutan bukan lagi mimpi — melainkan kenyataan yang terus kita wujudkan bersama.
Dengan semangat yang tak surut, BULOG berkomitmen menjaga momentum ini hingga akhir tahun, memastikan setiap butir beras hasil keringat petani Indonesia dihargai, diserap, dan disalurkan untuk kesejahteraan seluruh rakyat.
Indah/Jurnalis Go Indonesia






