BURU SELATAN | Go Indonesia.id — Dinas Pariwisata Kabupaten Buru Selatan, Maluku, mendorong pengembangan amenitas dan desa kreatif di kawasan Tanjung Merpati, Desa Wisata Waefusi. Program ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buru Selatan, Booy Ismudin, menyampaikan bahwa pengembangan desa kreatif menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan potensi destinasi wisata daerah.
Melalui program tersebut, kawasan wisata diharapkan tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memiliki fasilitas pendukung yang memadai serta aktivitas kreatif yang dapat melibatkan masyarakat.(10/10/26)
Menurut Booy Ismudin, pengembangan amenitas merupakan bagian penting dalam membangun destinasi wisata yang nyaman dan menarik bagi pengunjung. Ketersediaan fasilitas pendukung perlu diperhatikan agar wisatawan dapat menikmati kawasan wisata dengan lebih baik.
Selain peningkatan fasilitas, konsep desa kreatif juga diharapkan mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mengembangkan potensi lokal, mulai dari produk unggulan desa, kuliner, kerajinan, hingga kegiatan berbasis budaya yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Tanjung Merpati di Desa Wisata Waefusi menjadi salah satu kawasan yang diarahkan untuk pengembangan tersebut. Dengan perencanaan yang tepat dan keterlibatan masyarakat, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi yang memberikan manfaat lebih luas bagi perekonomian desa.
Pengembangan wisata tersebut juga memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, masyarakat, dan pelaku usaha lokal. Sinergi ini penting agar pembangunan fasilitas dan pengembangan kreativitas masyarakat dapat berjalan berkelanjutan.
Ke depan, program pengembangan amenitas dan desa kreatif diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata Buru Selatan, sekaligus menjadikan potensi lokal sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Muh Guntur Booy
Kabiro Buru Selatan / Jurnalis Go Indonesia







