ANAMBAS | Go Indonesia.id — Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Ayup, melakukan koordinasi dengan PLN ULP Anambas terkait gangguan pasokan listrik di Pulau Jemaja. Koordinasi tersebut membahas kondisi pembangkit, langkah penanganan kerusakan, serta upaya memastikan pasokan listrik bagi masyarakat dapat segera kembali normal.
Gangguan listrik disebabkan kerusakan pada salah satu mesin pembangkit berkapasitas 250 kW. Berdasarkan informasi yang disampaikan PLN, mesin tersebut mengalami patah connecting rod atau stang seher yang berdampak pada kerusakan blok mesin (window block).
Kerusakan tersebut memengaruhi ketersediaan pasokan listrik di Pulau Jemaja. Untuk sementara, pelayanan listrik dilakukan melalui sistem pemadaman bergilir sebagai penyesuaian terhadap kapasitas pembangkit yang masih tersedia.
Dalam koordinasi tersebut, pemerintah daerah dan DPRD meminta agar penanganan gangguan dilakukan secepatnya. Mereka juga meminta PLN menyampaikan informasi mengenai jadwal pemadaman secara jelas dan berkala kepada masyarakat. Informasi tersebut diperlukan agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, pendidikan, dan kegiatan usaha selama proses perbaikan berlangsung.
Hasil Koordinasi Bersama Manajer ULP Anambas, Fachri
Selain membahas penanganan kerusakan mesin, koordinasi dengan PLN ULP Anambas juga membahas rencana kedatangan dua unit mesin pembangkit listrik baru dengan kapasitas masing-masing 600 kW untuk Pulau Jemaja.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, kedua unit mesin diperkirakan tiba di Jemaja dalam waktu sekitar satu bulan. Namun, perkiraan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh PLN, termasuk terkait jadwal pengiriman, pemasangan, pengujian, dan mulai beroperasinya mesin.
Kehadiran mesin baru diharapkan dapat menambah kapasitas pembangkitan dan meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Pemerintah daerah berharap setiap tahapan disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan rencana tersebut.
Sambil menunggu penanganan kerusakan dan kedatangan mesin baru, pemadaman bergilir masih diberlakukan sesuai kondisi pembangkit yang tersedia. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan PLN akan terus dilakukan untuk mendorong percepatan penanganan gangguan serta memastikan rencana penambahan mesin pembangkit dapat direalisasikan.
Masyarakat berharap perbaikan dan peningkatan kapasitas pembangkit segera terlaksana sehingga pasokan listrik di Pulau Jemaja kembali stabil dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.
Bambang/ Jurnalis Go Indonesia
Demi Kepentingan Masyarakat, Bupati Aneng dan DPRD Dorong Percepatan Pemulihan Listrik Jemaja Pulau Jemaja







