TANJUNGPINANG | Go Indonesia.idβ Pelaksanaan Bazar Ramadhan Kurma di kawasan Tepi Laut (Zona B) merupakan bagian dari penataan resmi yang telah dijalankan sesuai arahan pemerintah dan melalui proses pendataan terbuka, guna menciptakan ketertiban serta kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.(21/2/26).
Koordinator Zona B, Said Ahmad Syukri atau yang dikenal sebagai Sas Joni, menegaskan bahwa pelaksanaan bazar telah melalui mekanisme yang jelas, termasuk pendataan dan komunikasi dengan para pedagang sejak awal.
Namun, sejumlah pedagang dari Zona C disebut sempat mendatangi area bersebelahan dengan Zona B dengan membawa gerobak dan tenda, serta menyampaikan klaim sebagai pemilik lapak sebelumnya.
Situasi di lapangan sempat memanas, namun kondisi tersebut segera dapat dikendalikan setelah aparat dari Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Riau bersama Polresta Tanjungpinang turun langsung memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, juga hadir di lokasi untuk berdialog dengan para pedagang sekaligus memastikan penataan kawasan berjalan kondusif.
Menurut Sas Joni, panitia Zona B sejak awal berkomitmen menjalankan proses penataan secara transparan serta terus membuka ruang musyawarah demi kepentingan bersama.
Ia menegaskan bahwa kegiatan bazar bertujuan menciptakan suasana Ramadhan yang tertib, aman, serta memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha.
βPelaksanaan Bazar Ramadhan Kurma di Zona B ini merupakan bagian dari penataan resmi pemerintah yang telah melalui proses pendataan terbuka dan komunikasi dengan para pedagang sejak awal. Kami menjalankan semuanya secara transparan dan sesuai mekanisme yang berlaku,β ujar Sas Joni, Sabtu (21/2/2026).
Ia menambahkan, panitia tetap mengedepankan musyawarah dan membuka ruang dialog bagi seluruh pihak.
βKami berharap semua pedagang dapat menjaga ketertiban serta bersama-sama menciptakan suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan kondusif di kawasan Tepi Laut,β tegasnya.
Sas Joni juga mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri, mengedepankan dialog, serta menjaga Tanjungpinang tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan.
Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus menegaskan komitmen panitia Zona B dalam mendukung penataan kawasan Tepi Laut secara tertib dan berkelanjutan.
Repoter JEBAT







