ππππππ πππππ π ππ° ππ―π₯π°π―π¦π΄πͺπ’.ππ₯ – Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, menyesalkan terjadinya konflik antara siswa dan guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur yang berujung pada pelaporan hukum. Menurutnya, persoalan di lingkungan pendidikan semestinya dapat diselesaikan secara musyawarah dan bijaksana.
βSaya sangat menyesalkan peristiwa itu. Bahkan saya menyesalkan penyelesaian yang menempuh jalur hukum. Memang itu hak siapapun, tetapi menurut saya persoalan ini bisa diselesaikan baik-baik,β ujar Dillah, Selasa (20/1/2026).
Ia menekankan bahwa sekolah seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyikapi persoalan, terutama konflik yang melibatkan guru dan siswa. Dillah menilai komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam memitigasi persoalan agar tidak semakin meluas.
Terlepas dari konflik yang terjadi, Dillah meyakini para siswa SMKN 3 Tanjabtim merupakan anak-anak yang masih bisa diarahkan dan dibina menjadi pribadi yang lebih baik. Ia menegaskan, pendekatan persuasif dan dialog jauh lebih efektif dibanding saling menyalahkan.
βSaya berharap akan ada jalan tengah. Tak elok masalah begini ditangani dengan saling menyalahkan,β tegasnya.
Dillah mengungkapkan, meskipun SMK merupakan kewenangan pemerintah provinsi, namun seluruh siswa yang bersekolah di Tanjung Jabung Timur tetap ia anggap sebagai anak-anak daerah yang wajib dilindungi dan dibina bersama.
Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Tanjab Timur telah meminta aparatur pemerintah setempat untuk menjalin komunikasi dengan pihak sekolah, guru, serta orang tua siswa agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
Ia juga mengimbau para pelajar di semua jenjang pendidikan untuk meningkatkan rasa hormat kepada guru.
βGuru adalah orang tua kita di sekolah. Tolong tingkatkan lagi penghargaan kalian kepada guru,β ujarnya.
Dillah menegaskan, tindakan fisik dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan. Namun di sisi lain, ia juga meminta para pendidik untuk terus mengedepankan pola komunikasi yang mengayomi dan mendidik dengan bijak.
βPerilaku siswa adalah gambaran keberhasilan kita dalam mendidik mereka. Ini harus jadi pelajaran penting bagi semua, termasuk orang tua. Jangan pernah bosan menasihati anak-anak di rumah agar bersikap baik dan hormat kepada siapapun, khususnya kepada guru,β pungkasnya.
SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur sendiri berada di wilayah yang cukup terpencil. Dari Kota Jambi menuju Kecamatan Berbak, Kelurahan Simpang, perjalanan harus ditempuh dengan sepeda motor melewati Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kumpeh Ilir.
Kondisi jalan dari Kota Jambi hingga Jembatan Desa Suak Kandis relatif baik. Namun setelah itu, jalan berubah menjadi bebatuan dan tanah merah. Memasuki Desa Gedong Karya, Kecamatan Kumpeh Ilir, akses semakin sulit akibat genangan banjir setinggi lutut orang dewasa yang menutup badan jalan di sedikitnya empat titik akibat luapan Sungai Batanghari.
Wilayah tersebut memang dikenal rawan banjir karena kontur tanahnya yang rendah. Sepanjang jalur genangan, permukiman warga sangat jarang terlihat. Kendaraan yang melintas pun sangat minim, tanpa warung makan maupun penjual bensin eceran.
Setelah kembali melintasi Sungai Batanghari melalui jembatan di Kelurahan Simpang, SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur tampak sekitar 200 meter dari jembatan, berdiri di sisi kanan jalan. Sekolah tersebut hanya dikelilingi satu hingga dua rumah warga, menegaskan kondisi geografisnya yang terisolasi.
ππ³πΈπ’π―π₯πͺ
ππ’π£πͺπ³π°







