PASAMAN BARAT | Go Indonesia.Id _Warga Pasaman Barat yang mengaku sebagai influencer, Arif Sanjani, menyuarakan pandangannya terkait citra publik Bupati Pasaman Barat, Yulianto. Ia menilai, kepala daerah seharusnya lebih banyak menampilkan kegiatan positif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Arif, salah satu contoh yang patut diperbanyak adalah kehadiran bupati dalam kegiatan budaya dan religius, seperti tradisi Rayo Anam di Lubuak Landua yang baru-baru ini digelar.
“Momentum seperti itu jauh lebih baik untuk citra bapak bupati. Kegiatan religius dan budaya jelas memberi dampak positif dan memperkuat nilai di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa, 31 Maret 2026.
Sebelumnya, Bupati Yulianto menghadiri tradisi Rayo Anam di Surau Buya Lubuak Landua, Nagari Lubuak Landua Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman. Tradisi tahunan tersebut berlangsung khidmat pada Sabtu, 28 Maret 2026, dan menjadi bagian penting dari praktik ziarah serta silaturahmi kepada ulama atau dikenal dengan istilah manjalang buya.
Kegiatan itu turut dihadiri anggota DPRD Pasaman Barat, unsur Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Yulianto menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi religius yang telah berlangsung turun-temurun. Ia juga mendorong agar tradisi tersebut dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata religi yang berpotensi dikenal hingga tingkat internasional.
Arif menilai, kegiatan seperti ini menunjukkan sisi kepemimpinan yang dekat dengan nilai budaya dan agama masyarakat Pasaman Barat. Karena itu, ia berharap eksposur kegiatan positif semacam ini lebih diutamakan dibandingkan kebersamaan dengan pihak-pihak yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif.
Hal senada disampaikan oleh Tondo (nama samaran), salah seorang warga Pegambiran, Pasaman Barat. Ia mengingatkan agar kepala daerah berhati-hati dalam membangun kedekatan di ruang publik, guna menghindari munculnya polemik seperti yang pernah terjadi pada kepala daerah sebelumnya.
“Kita ingin kepala daerah tetap fokus pada kegiatan yang membangun dan memperkuat kepercayaan masyarakat, bukan membangun hubungan dengan tokoh yang diduga masih aktif dalam penambangan ilegal,” ujarnya.
Ia juga mengutip pernyataan motivator Jim Rohn, “You are the average of the five people you spend the most time with.” (Anda adalah rata-rata dari lima orang yang paling sering bersama Anda).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait. Namun, sorotan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah kepala daerah akan selalu dinilai publik, terutama dalam menjaga kepercayaan dan integritas pemerintahan.
Reporter: Randi







