NATUNA | Go Indonesia.id_ Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, terkait persoalan pemadaman listrik bergilir yang selama ini berlangsung hingga delapan jam per hari.
Manajer PLN UP3 Natuna, Rafki Chandra, turun langsung memantau kondisi kelistrikan di Sedanau. Saat diwawancarai media pada Selasa, 4 Februari 2026, Rafki menyampaikan bahwa paling lambat 7 Februari 2026, pasokan listrik PLN di Sedanau ditargetkan kembali normal seperti semula.
Menurutnya, saat ini PLN Natuna tengah melakukan proses pengiriman tiga unit mesin pembangkit tambahan yang akan difungsikan sebagai mesin portabel selama perbaikan mesin induk berlangsung.
Progres pengiriman dan pengoperasian mesin diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Setelah itu, pasokan listrik di Sedanau bisa kembali stabil,” ujar Rafki.
Ketiga mesin tersebut masing-masing memiliki daya 70 kW, yang dinilai cukup untuk menopang kebutuhan listrik masyarakat selama masa perbaikan mesin utama.
Rafki juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sedanau atas ketidaknyamanan akibat pemadaman bergilir.
Ia meminta warga untuk bersabar, seraya menegaskan komitmen PLN dalam mempercepat penanganan gangguan tersebut. Ia menambahkan, tiga unit mesin portabel tersebut nantinya akan tetap standby di Sedanau, meskipun mesin induk telah kembali beroperasi normal, sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Sementara itu, Camat Bunguran Barat, Bahtiar, menyambut baik kabar tersebut dan mengapresiasi langkah cepat PLN Natuna dalam merespons keluhan masyarakat.
Pemerintah kecamatan tentu menyambut baik upaya ini. Kami berharap ke depan tidak ada lagi permasalahan serupa yang merugikan aktivitas masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha di Sedanau,” ujar Bahtiar.
Dengan adanya kepastian perbaikan serta penambahan mesin cadangan ini, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu oleh pemadaman listrik berkepanjangan.
Reporter : Baharullazi




