MANOKWARI | Go Indonesia.id _ Menghadapi kompleksitas tantangan global dan dinamika wilayah, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menegaskan kunci utama bagi prajuritnya: bekerja lebih cepat, lebih cerdas, dan tetap waspada. Penekanan ini disampaikan saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam XVIII/Kasuari Tahun Anggaran 2026 di Aula Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Pada Kamis (26/3/2026).
Rapim ini menjadi tindak lanjut dari rangkaian Rapim TNI dan TNI AD sebelumnya, yang memuat berbagai penekanan strategis sebagai pedoman seluruh jajaran. Dalam arahannya, Pangdam menyoroti bahwa di tengah ketidakpastian global, Indonesia dituntut semakin mandiri, termasuk melalui optimalisasi program pemerintah yang manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat. Di sini, peran Kodam Kasuari menjadi vital sebagai penghubung antara kebijakan negara dan kebutuhan riil rakyat di Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Lebih jauh, Pangdam mengingatkan bahwa ancaman saat ini tidak lagi konvensional, melainkan berkembang menjadi ancaman asimetris yang sarat dengan perang informasi dan media. Kondisi ini menuntut setiap prajurit memiliki kepekaan dan ketelitian tinggi, serta mampu membaca potensi ancaman baik dari luar maupun dalam. Oleh karena itu, percepatan pembangunan satuan baru, penambahan kekuatan teritorial, serta inovasi dalam kebijakan operasi menjadi langkah strategis yang harus segera diwujudkan.
Sebagai satuan kewilayahan, Kodam XVIII/Kasuari dituntut adaptif memahami kebutuhan masyarakat. Prajurit harus hadir sebagai solusi, membantu masyarakat mengakses dan merasakan langsung program pemerintah. Hal ini sejalan dengan tema Rapim tahun ini: βKodam XVIII/Kasuari Profesional, Responsif dan Manunggal Dengan Rakyat di Papua Barat dan Papua Barat Daya guna Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Majuβ, yang menempatkan kedekatan dengan rakyat sebagai roh utama pengabdian.
Rapim juga menjadi momentum evaluasi kinerja tahun 2025 serta penyelarasan langkah ke depan melalui sinergi lintas sektor. Hadir sebagai narasumber, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH., M.Si., dan perwakilan Pemerintah Papua Barat Daya Pelaksana Tugas Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Papua Barat Daya Drs. George Japsenang, M.Si., memperkuat kolaborasi TNI-Polri dan pemerintah daerah.
Kegiatan ini semakin semarak dengan renang ketangkasan sejauh 350 meter dari Dermaga H. Mansim ke Pulau Raimuti, penandatanganan perjanjian kerja, pemberian penghargaan, paparan strategis dari para pejabat, hingga penyampaian pokok-pokok kebijakan Pangdam XVIII/Kasuari TA 2026. Seluruh rangkaian kegiatan menegaskan semangat juang dan soliditas prajurit Kasuari dalam mengawal Indonesia Maju.
Reporter : Iskandar
Sumber (Pendam XVIII/Ksr)






