Ketua IWOI Banyuwangi: Ibu Pertiwi Menangis, Saatnya Kita Bangkit Bersama

IMG 20250830 WA0021 1

BANYUWANGI | Go Indonesia.idβ€” Di tengah terbitnya mentari pagi di ufuk timur, Indonesia masih menyimpan luka yang belum sembuh. (30/8/25).

Gambaran ini disampaikan Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Kabupaten Banyuwangi, Indah Razak, dalam refleksi kritisnya atas kondisi bangsa saat ini.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Dengan nada puitis namun penuh keprihatinan, Indah menggambarkan Ibu Pertiwi yang tampak muram, seolah menangisi penderitaan anak-anaknya.

“Di matanya yang sayu, terpancar kesedihan yang mendalam. Air mata beningnya mengalir laksana sungai yang tak pernah kering.

Setiap tetesnya adalah cerminan luka,” tulisnya dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis oleh redaksi IWOI Banyuwangi.

Menurut Indah, Indonesia yang dulu dikenal sebagai permata khatulistiwa kini menghadapi tantangan serius, mulai dari korupsi, kemiskinan, hingga ketimpangan sosial.

Ia menyoroti kenyataan getir yang dialami rakyat kecil: petani gagal panen, buruh bergaji tak layak, hingga anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi.

“Kita seperti kehilangan arah. Gotong royong yang dulu menjadi napas bangsa, kini mulai luntur,” ujar Indah.

Namun, di tengah keprihatinan itu, Indah tetap menyalakan harapan.

Ia mengapresiasi perjuangan para guru di pelosok negeri, aktivis yang konsisten menyuarakan keadilan, dan pemuda-pemudi yang membangun negeri lewat inovasi.

Sebagai Ketua IWOI Banyuwangi, Indah menyatakan komitmennya untuk terus menyuarakan kebenaran melalui tulisan.

β€œSaya terpanggil untuk menjadi bagian dari perubahan. Melalui media, saya ingin mengangkat suara rakyat, mengkritisi kebijakan yang tidak adil, dan memberi inspirasi kepada publik untuk berbuat kebaikan,” tegasnya.

Indah pun menyerukan semangat persatuan dan kebangkitan nasional. β€œIndonesia tidak boleh menyerah.

Mari kita satukan tekad, bergandengan tangan membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.

Ibu Pertiwi, kami berjanji, air matamu akan menjadi saksi kebangkitan bangsa!” tutupnya.

Redaksi |


Advertisement

Pos terkait