BOTANIA | Go Indonesia.Id – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Masjid Baitussalam Botania menggelar kegiatan penerimaan dan penyaluran zakat fitrah pada Rabu (19/3/2026).
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti warga oleh jamaah sekitar sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah di bulan suci Ramadan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Imran Supardi menegaskan bahwa zakat fitrah bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
“Zakat fitrah adalah bentuk kepedulian sosial sekaligus penyucian jiwa.
Dengan menunaikannya, kita tidak hanya membersihkan diri dari kekurangan selama berpuasa, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kewajiban zakat ditegaskan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam firman Allah SWT:
“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat…”
(QS. Al-Baqarah: 43)
Selain itu, Allah SWT juga berfirman:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka…”
(QS. At-Taubah: 103)
Ayat-ayat tersebut menjadi landasan kuat bahwa zakat, termasuk zakat fitrah, merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu, sebagai bentuk penyucian diri dan kepedulian terhadap sesama.
Panitia Masjid Baitussalam Botania Botania memastikan bahwa zakat yang terkumpul akan disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik di lingkungan sekitar.
Sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian umat Islam di Batam, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di bulan Ramadan.
Reporter: Az







