Operasi Keselamatan Mansinam 2026 Dimulai, Polda Papua Barat Keras dengan Pelanggaran Berpotensi Kecelakaan

IMG 20260203 WA0002

MANOKWARI | Go Indonesia.id __ Polda Papua Barat resmi meluncurkan Operasi Keselamatan Mansinam 2026 dengan apel gelar pasukan yang dipimpin Wakapolda Papua Barat, Brigadir Jenderal Polisi Dr. Sulastiana, M.Si., CRGP., CHCM., CRPP., pada hari Senin (2/2)

Kegiatan yang dihadiri berbagai unsur lintas sektor ini bertujuan memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Operasi yang berlangsung selama 14 hari (2–15 Februari 2026) mengerahkan 150 personel gabungan dari Polda dan Polres jajaran. Sasaran utama difokuskan pada pelanggaran berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan, seperti penggunaan knalpot tidak standar, kendaraan tidak sesuai teknis, truk dimodifikasi ilegal, angkutan umum tidak laik jalan, penyalahgunaan sirene/strobo, TNKB tidak sesuai ketentuan, dan angkutan umum ilegal.

Penertiban juga menyasar perilaku pengendara yang membahayakan, antara lain tidak menggunakan helm standar, berboncengan berlebih, dan parkir sembarangan di kawasan wisata. Wakapolda menegaskan bahwa pelaksanaan operasi mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, edukatif, persuasif, dan humanis, dengan penegakan hukum sebagai langkah terakhir.

Berdasarkan evaluasi tahun lalu, Operasi Keselamatan Mansinam 2025 berhasil menurunkan angka kecelakaan sebesar 50 persen dan fatalitas hingga nihil. Namun, data Operasi Lilin Mansinam 2025 menunjukkan lonjakan kecelakaan yang perlu diwaspadai.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan bahwa operasi ini lebih mengutamakan edukasi daripada penindakan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan,” ujarnya.

Reporter : Iskandar
Sumber : Polda Papua Barat


Advertisement

Pos terkait