Pagar (Paguyuban Warga) Betawi Batam Gelar Halal Bihalal : Kaum Betawi Harus Solid dan Kompak

Pagar Betawi Batam.Gelar Halal Bihalal : Kaum Betawi Harus Solid dan Kompak ⁷
Pagar Betawi Batam.Gelar Halal Bihalal di Pantai Enyay/Atok Anjang Rahman ,Batu besar (foto.Goindonesia.id)

BATAM | Go Indonesia.id –Bagi warga Betawi perantauan di kota Batam Halal Bi Halal adalah ajang ngumpul-ngumpul, nimbrung, guyub, saling melepas kangen, menyambung silaturahim.kamis (9/5/24).

Halalbihalal di gelar pasca hari raya idul fitri bertepatan dengan 30 Syawal 1445 H di Pantai Enyay/Tok Anjang Rahman Batu Besar kota Batam.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Pagelaran halal bilahal ini adalah menyambung yang hampir terputus dengan kembali menyalakan obor yang nyaris padam mati ,ungkap encang syarif.

Video Go Indonesia.id

 

Banyak tokoh Betawi yang hadir diantaranya Ketua pagar Betawi Encang Syrif , Beh Yan ,Beh Tasim ,Ecang Alam Ecang Hendra ,Encang Jenal dan mpok ,Encing juga banyak lagi yang ikut hadir.

Dalam wawancara tersebut,Encang Syarif juga mengungkapkan agar tali silaturahmi yang sudah terjalin bisa semakin erat , semoga acara halal bi halal setiap lebaran bisa terus terlaksana agar kita tetap kompak.

Pagar Betawi Batam.Gelar Halal Bihalal : Kaum Betawi Harus Solid dan Kompak ⁷

Semoga setiap tahunnya acara ini bisa terus terlaksana, biar warga betawi di batam makin banyak yang ikut, jadi keluarga kita makin ramai,berarti yang ikut melestarikan budaya juga makin banyak,” pungkasnya ke Go Indonesia.

Pagar Betawi Batam.Gelar Halal Bihalal : Kaum Betawi Harus Solid dan Kompak ⁷
Encang Jenal lagi ngejogetin mpok nynayi di acara Halalal bilhalal pagar Betawi ,Batam pantai Enyayi Batu besar(foto.ist)

Yang menarik di halal bilhal ini adalah setiap yang ikut membawa makanan dan minuman masing masing jadi tidak mengandalkan panitia penyelanggara/koordinator .

Lalu semua makanan di kumpul untuk di santap bersama ,jadi dari sini kita dapat menilai rasa persaudaraan yang sangat dekat di tanah rantau.

Pada akhirnya Halal Bihalal harus dimaknai sebagai ajang silaturahim sesama warga betawi yang bisa mendatangkan rezeki, bertambah umur dan kesehatan.

Perlu di ketahui kalau halal Bihalal diadakan bukan untuk melihat siapa yang lebih sukses, tanpa melihat status sosial atau pun harta bendanya.

Wallahu a’lam bishawab.

Reporter : Rania Z


Advertisement

Pos terkait