Percikan Api di Jalur Vital: Mobil BBM Pertamina Nyaris Terbakar di Aur Duri 2, Alarm Keras Soal Keselamatan

IMG 20260328 WA0096

Reporter : Edwin

MUARO JAMBI | GO Indonesia.Id – Sebuah insiden yang nyaris berujung petaka terjadi di Jembatan Aur Duri 2, Kamis (26/03/2026) sekitar pukul 09.15 WIB. Satu unit mobil transportir bahan bakar milik Pertamina dengan nomor polisi BH 8852 MW dilaporkan mengalami korsleting listrik saat melintas di jalur vital tersebut.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kendaraan yang dikemudikan Andreas Barus itu sebelumnya baru saja menyelesaikan pengisian BBM di Depot Jambi pada pukul 06.57 WIB. Dengan kapasitas muatan 5.000 liter, mobil tersebut tengah dalam perjalanan distribusi menuju PT EWF di kawasan Niaso, dikawal oleh pihak perusahaan bernama Ridwan.

Namun di tengah perjalanan, tepat di atas Jembatan Aur Duri 2, situasi berubah mencekam.

Korsleting listrik terjadi secara tiba-tiba, memicu percikan api yang berpotensi membesar dan mengancam keselamatan pengguna jalan lain. Mengingat kendaraan tersebut membawa muatan bahan bakar, risiko ledakan bukan sekadar kemungkinan, melainkan ancaman nyata.

β€œInsiden ini terjadi mendadak, namun api berhasil dipadamkan dengan APAR dan bantuan mobil DAMKAR,” tegas Andreas Barus.

Respons cepat menjadi kunci. Pengemudi, dibantu petugas dan warga sekitar, langsung melakukan pemadaman menggunakan APAR, sebelum akhirnya diperkuat oleh armada pemadam kebakaran yang tiba di lokasi. Api berhasil dijinakkan sebelum menjalar lebih luas.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, ketegangan sempat menyelimuti lokasi kejadian yang dikenal sebagai salah satu urat nadi transportasi di Kota Jambi.

Pasca insiden, kendaraan langsung diarahkan ke lokasi bongkar di PT EWF untuk memastikan keamanan muatan. Proses bongkar dilakukan, dan hingga sore hari, unit telah berada di garasi dalam kondisi kosong.

Meski tidak menimbulkan korban, insiden ini meninggalkan pertanyaan serius yang tak boleh diabaikan.

Di tengah padatnya distribusi energi, seberapa siap sistem pengamanan transportasi bahan bakar menghadapi potensi gangguan teknis di lapangan? Korsleting listrik pada kendaraan pengangkut BBM bukan perkara sepele, satu percikan kecil bisa berubah menjadi tragedi besar jika prosedur keselamatan diabaikan.

Peristiwa di Aur Duri 2 menjadi peringatan keras: distribusi energi bukan hanya soal ketepatan waktu, tetapi juga soal disiplin keselamatan. Karena dalam setiap liter BBM yang dikirim, ada tanggung jawab besar yang dipertaruhkan.

Kelalaian sekecil apa pun, bisa berubah menjadi kabar duka yang tak pernah diinginkan.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait