Pertumbuhan Ekonomi Natuna Terendah di Kepri, Publik Soroti Kepemimpinan Bupati

IMG 20260309 WA0185

NATUNA | Go Indonesia.Id – Data terbaru dari Badan Pusat Statistik menunjukkan kondisi yang cukup memprihatinkan bagi perekonomian Kabupaten Natuna. Dalam catatan pertumbuhan ekonomi tanpa sektor migas di Provinsi Kepulauan Riau, Natuna justru berada di posisi paling rendah dibandingkan daerah lain.

Sementara daerah lain mampu mencatatkan pertumbuhan yang cukup tinggi, seperti Kota Batam sebesar 6,76 persen, disusul Kabupaten Bintan 6,43 persen, Kabupaten Karimun 5,44 persen, Kabupaten Lingga 3,53 persen, Kota Tanjungpinang 3,31 persen, serta Kabupaten Kepulauan Anambas 2,87 persen.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Sebaliknya, Natuna hanya mampu mencatatkan pertumbuhan 1,61 persen, angka yang memicu berbagai kritik dari masyarakat terhadap kinerja pemerintahan daerah.

Sorotan pun mengarah kepada kepemimpinan Bupati Cen Sui Lan yang dinilai belum mampu menghadirkan gebrakan nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sejumlah warga bahkan menyebut kondisi ini sebagai alarm serius bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan pembangunan.

Selain itu, masyarakat juga menilai pemerintah daerah jangan hanya berfokus pada program bantuan sosial semata. Bantuan memang penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, namun tidak bisa menjadi solusi utama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam jangka panjang.

Menurut sejumlah tokoh masyarakat, yang paling dibutuhkan saat ini adalah penciptaan lapangan kerja yang nyata, sehingga masyarakat dapat memperoleh penghasilan tetap dan roda ekonomi daerah bisa bergerak lebih kuat.

Bantuan itu penting, tapi yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah bisa membuka peluang kerja. Kalau masyarakat punya pekerjaan, ekonomi akan bergerak dengan sendirinya,” ujar seorang tokoh masyarakat Natuna.

Di sisi lain, publik juga menyoroti besarnya anggaran perjalanan dinas di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna yang belakangan ramai diberitakan oleh berbagai media. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat saat ini banyak warga yang justru sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

Sebagian masyarakat berharap pemerintah daerah dapat lebih bijak dalam menentukan prioritas anggaran. Dana daerah dinilai seharusnya lebih difokuskan pada program-program yang benar-benar berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, seperti pengembangan sektor perikanan, UMKM, investasi daerah, serta pembukaan lapangan kerja baru.

Jika tidak ada langkah konkret dan perubahan kebijakan yang jelas, dikhawatirkan ketertinggalan ekonomi Kabupaten Natuna dibanding daerah lain di Kepulauan Riau akan semakin melebar. Masyarakat kini menunggu keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab kritik tersebut dengan kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan rakyat.

Reporter: Baharullazi


Advertisement

Pos terkait