Tolak Wakil Rakyat Cacat Moral ! Rakyat Banyuwangi Tegas tidak Mau Dipimpin Anggota Dewan Penguna Narkoba

1b 331

BANYUWANGI | Go Indonesia.id— Suara lantang dan tegas bergema dari kalangan warga Banyuwangi. Keterlibatan oknum anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dalam kasus penyalahgunaan narkotika memicu kemarahan mendalam sekaligus penolakan tegas dari masyarakat.

Rio Utomo, aktivis muda Banyuwangi, menyuarakan apa yang dirasakan luas: rakyat tidak akan diam dipimpin oleh wakil rakyat yang tangan dan integritasnya ternoda narkoba! (6/10/26)

Bacaan Lainnya

Advertisement

Narkotika bukan sekadar pelanggaran hukum — ia adalah musuh bersama yang merusak tatanan kehidupan, meruntuhkan masa depan bangsa, dan menggerogoti sendi-sendi kedaulatan hukum. Ketika oknum yang dipercaya mewakili rakyat justru terjerat kejahatan ini, itu bukan sekadar kesalahan pribadi — itu pengkhianatan terhadap amanat rakyat dan kemerosotan moral yang tak bisa dimaafkan begitu saja.

Rio Utomo menegaskan tuntutan yang tak bisa ditawar:

Pertama, hukum harus tajam ke atas maupun ke bawah!
Tidak boleh ada dua ukuran keadilan. Kekuasaan, jabatan, atau perlindungan partai politik bukan benteng kekebalan. Siapa pun yang melanggar hukum — terlebih mereka yang duduk di kursi wakil rakyat — harus diadili secara tegas, transparan, tanpa intervensi politik, tanpa pembelaan yang tidak mendasar. Impunitas harus diputus!

Kedua, partai politik wajib bertindak tegas dan tanpa kompromi!
Partai pengusung tidak boleh menutup mata atau menunda langkah. Segera lakukan pemecatan secara tidak hormat dan jalankan mekanisme Pemberhentian Antar Waktu (PAW). Jangan biarkan kursi wakil rakyat diduduki oleh mereka yang telah kehilangan hak kepercayaan masyarakat.

Ketiga, kembalikan kepercayaan rakyat — bersihkan lembaga dari noda narkoba!
Masyarakat Banyuwangi berhak mendapatkan pemimpin yang bersih tangan, jernih hati, dan teguh pada integritas. Kami menolak dipimpin figur yang cacat moral dan hukum. Wakil rakyat harus menjadi teladan, bukan pelaku kejahatan yang memalukan rakyat yang memilihnya.

“Rakyat Banyuwangi berhak mendapatkan representasi politik yang berintegritas dan bersih dari narkotika. Kami mendesak Aparat Penegak Hukum untuk memproses perkara ini secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan, serta menyerukan kepada partai terkait untuk segera mengambil tindakan pemecatan tanpa kompromi,” tegas Rio Utomo mewakili suara banyak warga Banyuwangi.

Ini bukan sekadar kritik — ini adalah tuntutan keadilan. Banyuwangi layak dipimpin oleh mereka yang bersih, jujur, dan mencintai rakyat — bukan mereka yang hanyut dalam jerat narkoba dan memalukan nama daerah.

Indah/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait