Sinergi BUMN Bangun Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang, Bank Mandiri Perkuat Peran Pemulihan Pascabencana

IMG 20260102 WA0021

ACEH TAMIANG | Go Indonesia.id_ Bank Mandiri terus menegaskan perannya sebagai BUMN sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendukung penanganan dan pemulihan bencana di Sumatera.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif perseroan dalam program BUMN Peduli untuk pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh

Bacaan Lainnya

Advertisement

Advertisement

Pembangunan Huntara ini menjadi bukti nyata kehadiran dan kolaborasi BUMN melalui program yang diorkestrasi Danantara Indonesia bersama BP BUMN

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.

Melalui sinergi lintas instansi, fokus diarahkan pada penyediaan hunian yang layak, bermartabat, aman, dan memenuhi standar, sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak.

Peninjauan langsung pembangunan Huntara di Aceh Tamiang turut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto, didampingi Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta jajaran direksi BUMN yang terlibat, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BUMN Karya, PLN, Telkomsel, dan PT Perkebunan Nusantara.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya percepatan kerja negara untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

β€œDanantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat,” ujar Presiden Prabowo di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1).

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menjelaskan bahwa progres pembangunan Huntara hingga awal tahun ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi lintas pihak, terutama peran aktif BUMN di lapangan.

Menurutnya, target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah ditetapkan sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 mencerminkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya.

β€œTarget pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya

“BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” jelasnya

Hal senada disampaikan COO Danantara Indonesia Dony Oskaria yang menyoroti disiplin eksekusi serta intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat

β€œPembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan dalam rentang waktu yang sangat terbatas

“BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, melakukan percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target dapat tercapai sebelum awal tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi menegaskan bahwa keterlibatan Bank Mandiri dalam pengadaan Huntara Aceh Tamiang merupakan wujud sinergi nasional BUMN dalam memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak bencana.

β€œDi bawah koordinasi Danantara Indonesia, sinergi lintas BUMN termasuk Bank Mandiri, saat ini tengah mengakselerasi pembangunan total 600 unit Huntara secara nasional

“Kami percaya, sinergi lintas BUMN menjadi kunci untuk memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Ari

Selain itu, Danantara Indonesia melalui sinergi lintas BUMN memastikan pembangunan Huntara akan terus dilanjutkan dengan target 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan, agar hunian sementara yang layak segera tersedia bagi keluarga terdampak secara langsung.

Ari menambahkan bahwa peran Bank Mandiri tidak hanya terbatas pada dukungan pembangunan fisik, tetapi juga mencakup upaya menyeluruh dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

β€œSebagai agen pembangunan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana melalui berbagai inisiatif sosial dan ekonomi, termasuk pendampingan usaha serta akses layanan keuangan yang inklusif,” tambahnya

Proyek pembangunan Huntara di Aceh Tamiang merupakan hasil kolaborasi sejumlah BUMN yang dikoordinasikan oleh PT Hutama Karya di bawah naungan Danantara Indonesia

Setiap unit hunian dirancang dengan standar kelayakan huni dan konsep modular guna memastikan kecepatan serta kualitas pembangunan, sekaligus dilengkapi fasilitas sosial pendukung.

Fasilitas tersebut meliputi dua kasur per unit, lemari, kipas angin, akses listrik dan Wi-Fi gratis, MCK komunal terpisah untuk menjaga standar sanitasi, serta fasilitas umum seperti klinik kesehatan dan taman bermain anak

Melalui sinergi dan akselerasi pembangunan Huntara ini, Bank Mandiri berharap dapat berkontribusi nyata dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan yang adaptif dan responsif.

Berangkatkan 20 Relawan Mandiri Tahap ke-2
Sejalan dengan pembangunan Huntara, Bank Mandiri juga memberangkatkan 20 Relawan Mandiri Tanggap Bencana tahap kedua untuk melanjutkan pendampingan masyarakat terdampak di Kabupaten Gayo Lues dan sejumlah wilayah lain di Provinsi Aceh.

Para relawan berasal dari lintas unit bisnis dan kantor wilayah, termasuk Mandiri Emergency Response Unit (Team MERU) Mandiri Club, serta menggantikan relawan tahap awal yang telah bertugas sebelumnya

Dalam pelaksanaan pendampingan, para relawan membantu penyaluran bantuan logistik dan perlengkapan sekolah, serta mendukung operasional posko tanggap bencana.

Dukungan yang diberikan mencakup pengelolaan dapur umum, layanan kesehatan dasar, kegiatan belajar sementara bagi anak-anak, hingga pendampingan psikososial bagi warga terdampak.

Seluruh upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak melewati masa pemulihan dengan lebih tertata, sekaligus memulihkan kembali rasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” pungkas Ari

Redaksi


Advertisement

Pos terkait