Ada Apa? Oknum Kepsek SMA Negeri 7 Tanjab Barat Jarang Masuk Kantor, Diduga Langgar Disiplin ASN

IMG 20260108 WA0026

Reporter : Rinaldy

TANJAB BARAT | Go Indonesia.Id – Kinerja oknum Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Desa Dataran Kempas, Provinsi Jambi, menuai tanda tanya besar. Pasalnya, kepala sekolah tersebut disebut jarang masuk kantor dan sulit ditemui, baik oleh awak media maupun pihak internal sekolah.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Advertisement

Sejumlah wartawan mengaku sudah berulang kali mendatangi SMA Negeri 7 Tanjab Barat untuk kepentingan konfirmasi dan peliputan. Namun, upaya tersebut kerap berujung nihil karena kepala sekolah tidak berada di tempat.

Kondisi ini dinilai serius dan berpotensi melanggar disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketidakhadiran pimpinan sekolah juga memicu kekhawatiran di kalangan guru dan siswa, serta dikhawatirkan menghambat proses pembenahan dan kemajuan sekolah.

“Kepala sekolah seharusnya menjadi teladan, hadir, dan memimpin secara aktif. Kalau jarang masuk kantor, bagaimana pengelolaan sekolah bisa berjalan maksimal,” ungkap salah satu awak media, Kamis (8/1/2026).

Saat dikonfirmasi, salah satu pihak sekolah berinisial A membenarkan bahwa kepala sekolah memang sudah beberapa hari terakhir jarang masuk.

“Memang kepala sekolah jarang masuk beberapa hari ini. Kami tidak pernah menghalangi keperluan bapak-bapak media, silakan saja masuk. Kami di internal sekolah juga ingin ada perubahan,” ujar A.

Namun yang lebih disorot, menurut A, kondisi kepemimpinan saat ini dinilai tidak jauh berbeda dengan kepala sekolah sebelumnya.

“Nyatanya sama saja seperti kepala sekolah sebelumnya,” katanya dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diterbitkan, oknum Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Tanjab Barat belum berhasil dimintai klarifikasi. Publik kini menanti sikap tegas Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran disiplin ASN tersebut agar dunia pendidikan tidak dirugikan oleh lemahnya kepemimpinan.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait