DESA PESUCEN | Go Indonesia.id_Cegah Diabetes dengan Cara Menyenangkan, Kelompok Mahasiswa Kesehatan Masyarakat PKL 7 Desa Pesucen Angkat Edukasi Lewat Lomba Masak Sehat PELITA
Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kelompok 7 Desa Pesucen dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam Universitas Airlangga telah melaksanakan program PELITA (Pesucen Peduli Tinggi Gula Darah) sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan Diabetes Mellitus berbasis masyarakat. Program ini diselenggarakan di tiga dusun berbeda untuk menjangkau khalayak lebih luas, yaitu Dusun Krajan, Dusun Bangunrejo, dan Dusun Padangbaru, dengan melibatkan posyandu setempat sebagai pusat kegiatan.
Program PELITA dirancang berdasarkan hasil analisis yang menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko kadar gula darah tinggi. Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif dan aplikatif, sehingga materi kesehatan tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga langsung dipraktikan oleh masyarakat.
Rangkaian kegiatan PELITA mencakup pemeriksaan gula darah gratis yang didampingi oleh bidan puskesmas dan bidan desa, serta sosialisasi pencegahan Diabetes Mellitus. Edukasi yang diberikan meliputi pemahaman dasar tentang diabetes, gejala, dampak, serta penerapan pola hidup sehat melalui konsep CERDIK, ISI PIRINGKU, dan pembatasan konsumsi GGL (gula, garam, dan lemak).
Sebagai pendekatan utama, PELITA menonjolkan lomba masak berigizi rendah gula yang telah dilaksanakan berturut-turut di Posyandu Anggur Dusun Krajan (10 Januari 2026), Posyandu Melon Dusun Bangunrejo (15 Januari 2026), dan Posyandu Nanas Dusun Padangbaru (19 Januari 2026). Tema masakan disesuaikan dengan konsep gizi seimbang dan kebutuhan penderita Diabetes Mellitus, antara lain nasi tempong sehat, olahan ubi ungu/sabrang, hingga bento sehat.
Lomba masak ini diikuti oleh masyarakat khususnya ibu-ibu secara berkelompok dan dinilai langsung oleh Bidan Desa Pesucen, Bu Lisa Wahyuni, S.S.T.Keb dan Bu Icha. Bu Lisa menilai kegiatan ini sebagai metode edukasi yang efektif, βDengan adanya lomba masak ini, ibu-ibu tidak hanya mendengar materi, tetapi langsung mempraktikkan cara mengolah menu sehari-sehari yang lebih sehat,β ujarnya.
Bu Icha menambahkan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan peran ibu rumah tangga dalam keluarga, βPemilihan bahan dan cara memasak sangat berpengaruh pada kesehatan keluarga. Edukasi seperti ini membantu ibu lebih bijak dalam menyiapkan makanan, khususnya bagi pencegahan diabetes,β jelasnya.
Antusiasme masyarakat terlihat di seluruh lokasi kegiatan. Peserta mengaku mendapatkan pengetahuan baru dan pandangan yang lebih terbuka mengenai pengolahan masakan sehat yang tetap lezat dan mudah diterapkan.
βMelalui program PELITA, kami berharap dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat secara berkelanjutan,β ujar Davina Bilqia Imaduddin, salah satu mahasiswa PKL 7 Pesucen yang menjabat sebagai penanggung jawab kegiatan lomba masak PELITA.
Reporter : Indah Razak







