Kolaborasi Masyarakat dan PKL UNAIR Wujudkan Lingkungan Lebih Sehat dan Hijau di Sendang Kalongan

IMG 20260201 WA0019 scaled

DESA PESUCEN | Go Indonesia.id– Sebuah suasana penuh semangat menghiasi kawasan Sendang Kalongan pada hari ini, ketika ratusan warga masyarakat bersama dengan Kelompok 7 PKL Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam

Universitas Airlangga menggandeng tangan dalam menyelenggarakan kegiatan kerja bakti besar-besaran serta penanaman pohon, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup di Desa Pesucen.(1/2/26).

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kegiatan yang merupakan bagian integral dari program kerja PKL bertajuk SADARSA (Sadar Pengelolaan Sampah Desa) ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, melainkan juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan wilayah sekitar sumber air, mengingat Sendang Kalongan memiliki nilai strategis sebagai salah satu sumber air yang sering dimanfaatkan oleh warga untuk keperluan sehari-hari dan kegiatan sosial masyarakat. Pagi hari, tepat pukul 08.00 WIB, peserta kegiatan berkumpul di lokasi yang telah ditetapkan, membawa alat-alat kerja seperti sapu, sekop, ember, serta kantong plastik untuk mengumpulkan sampah. Dalam suasana yang penuh keakraban dan gotong royong, warga dari berbagai kalangan – mulai dari anak-anak hingga lansia – bersama dengan anggota kelompok PKL yang dipimpin oleh Ketua Kelompok, Yohana Calista Pratiwi, serta dibantu oleh Koordinator Lapangan Erica Dwi Anantasya dan tim lainnya, mulai membersihkan setiap sudut kawasan Sendang Kalongan. Sampah yang terkumpul terdiri dari berbagai jenis, mulai dari sampah organik seperti dedaunan dan sisa makanan, hingga sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan kaleng bekas yang tersebar di sekitar sumber air, tepian jalan, serta area terbuka di sekitar lokasi.

Setelah seluruh area berhasil dibersihkan dan sampah terkumpul untuk kemudian diangkut ke tempat pembuangan sementara yang telah ditentukan sesuai dengan hasil pemetaan yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan “Pantau” dari program SADARSA, acara dilanjutkan dengan sesi penanaman pohon. Sebanyak 50 bibit pohon jenis trembesi dan beringin yang telah disiapkan oleh Sie Perlengkapan yang dipimpin oleh Prayuda Aditia Wardana, ditanamkan bersama-sama di sekitar kawasan Sendang Kalongan dan jalur akses menuju lokasi. Proses penanaman diawali dengan pemberian arahan singkat mengenai cara penanaman pohon yang benar serta pentingnya menjaga kelangsungan hidup pohon yang telah ditanam oleh salah satu anggota Sie Acara, Kholifatur Rosyidah.

Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak pemerintah desa, yang diwakili langsung oleh Bapak Sirojudin (Kepala Desa Pesucen) dan Ibu Lisa Wahyuni, S.S.T.Keb (Bidan Desa). Dalam sambutannya, Bapak Sirojudin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh peserta khususnya Kelompok PKL UNAIR yang telah aktif berkontribusi dalam berbagai program pembangunan desa. “Kegiatan seperti ini sangat berharga karena tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi lingkungan, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif di antara masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Sendang Kalongan bukan hanya sumber air, tetapi juga menjadi bagian dari identitas Desa Pesucen, sehingga menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab bersama kita semua,” ucap Bapak Sirojudin yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Selain itu, Dosen Pembimbing PKL, Ibu Disny Prajnawita, S.KM., MPH juga turut hadir dan memberikan arahan terkait hubungan antara kebersihan lingkungan dengan kesehatan masyarakat. “Kondisi lingkungan yang bersih dan sehat adalah pondasi utama untuk mencegah berbagai penyakit, terutama penyakit yang menyebar melalui air dan kontaminasi lingkungan. Dengan melakukan kerja bakti dan penanaman pohon ini, kita tidak hanya menciptakan tempat yang nyaman dan indah, tetapi juga melindungi kesehatan diri sendiri dan generasi mendatang,” jelas Ibu Disny yang juga turut serta dalam penanaman pohon bersama warga.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Bendahara Kelompok PKL, Liny Fasisca Nurul I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari hasil sosialisasi yang telah dilakukan dalam rangkaian kegiatan “Resik (Rangkaian Edukasi Kebersihan)” yang telah diselenggarakan di berbagai dusun termasuk Dusun Krajan, Padangbaru, dan Bangunrejo. “Kita telah melakukan sosialisasi mengenai prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace) dalam pengelolaan sampah, dan hari ini kita melihat bahwa masyarakat telah mulai memahami dan menerapkannya melalui partisipasi yang sangat antusias dalam kegiatan ini,” ucap Liny dengan senyum bangga.

Tak hanya itu, anggota Sie Humas Davina Bilqia Imaduddin beserta Sie PDD yang terdiri dari Zahra Aliya Diah W dan Padmadevi Diah Kusuma juga turut aktif dalam mendokumentasikan kegiatan serta memberikan edukasi secara langsung kepada warga yang hadir mengenai cara mengelola sampah di lingkungan rumah tangga dan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan. Acara juga diwarnai dengan pembagian leaflet edukasi tentang pengelolaan sampah dan upaya menjaga kesehatan lingkungan yang telah disiapkan oleh tim.

Sebagai penutup acara, seluruh peserta bersama-sama melakukan foto bersama sebagai kenang-kenangan, serta menyampaikan komitmen untuk terus menjaga kebersihan kawasan Sendang Kalongan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing. Selain program SADARSA, Kelompok PKL juga akan terus menjalankan program PELITA (Pesucen Peduli Tinggi Gula) yang telah menyelenggarakan sosialisasi, lomba masak sehat, dan pemeriksaan gula darah di berbagai dusun desa, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat khususnya dalam pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus.

Diharapkan, kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon kali ini dapat menjadi awal dari gerakan berkelanjutan di Desa Pesucen, di mana masyarakat dan berbagai pihak bekerja sama secara aktif dalam membangun desa yang lebih bersih, sehat, hijau, dan makmur.

Reporter : Indah Razak


Advertisement

Pos terkait