Jro Gede Widhi Kembali Pimpin PBMM Badung Secara Aklamasi, Siap Perkuat Sinergi dan Kepedulian Lingkungan

IMG 20260413 WA0002

MANGUPURA,BADUNG | Go Indonesia.Id — Jro Gede Komang Widiarta, ST., yang kini menyandang gelar Jro Gede Widhi, kembali dipercaya memimpin Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Lokasabha VI PBMM Badung yang berlangsung khidmat di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Badung, Minggu (12/4/26).

Forum musyawarah yang berlangsung penuh nuansa sakral ini dihadiri sejumlah tokoh penting Bali, di antaranya Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, para anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten Badung dari trah Bandesa Manik Mas, serta tokoh adat dan sulinggih. Hadir pula Ida Cokorda Mengwi XIII yang menambah wibawa jalannya acara. Pembukaan Lokasabha ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua PBMM Provinsi Bali, Wayan Sunarya.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Ketua Panitia Lokasabha VI, I Made Sada, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasi untuk mempertanggungjawabkan kinerja kepengurusan periode sebelumnya sekaligus memilih kepengurusan baru. Ia menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan secara efisien dengan anggaran sebesar Rp84 juta yang bersumber dari punia semeton.

“Kami mengedepankan nilai Saling Asah, Asih, dan Asuh dalam menjaga keharmonisan pasemetonan, sekaligus mendukung program pemerintah daerah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi kemandirian PBMM serta menekankan pentingnya peran organisasi adat dalam mendukung program strategis daerah, khususnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar PBMM menjadi motor penggerak dalam memilah sampah dari rumah tangga. Sinergi ini penting untuk menjaga martabat Badung sebagai destinasi pariwisata dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster menegaskan bahwa kekuatan sosial budaya seperti PBMM harus mampu menjadi penggerak perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Gerakan memilah sampah harus menjadi budaya baru yang melekat pada setiap warih. Dengan dukungan pasemetonan, kita buktikan Bali mampu menjaga alamnya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, para penglingsir PBMM secara simbolis menitipkan warga pasemetonan kepada pemerintah daerah untuk terus dibina dan diarahkan. Sebaliknya, warga PBMM menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis dalam mengawal kebijakan pembangunan.

Dengan terpilihnya kembali Jro Gede Widhi, PBMM Badung diharapkan semakin solid dalam konsolidasi internal, memperkuat hubungan dengan Puri Ageng Mengwi, serta aktif bersinergi dengan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan Bali.

Reporter: Kadek Ariawan


Advertisement

Pos terkait