Warga Botania Garden Gelar Qurban di Masjid Baitussalam, Makna Pengorbanan dan Kepedulian

IMG 20260527 WA0004

BATAM,BOTANIA | Go Indonesia.id β€” Dalam rangka menyambut dan merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, warga Perumahan Botania Garden RW 043 melaksanakan penyembelihan hewan qurban di Masjid Baitussalam, rabu (27/5/2026).

Pada pelaksanaan tahun ini, panitia qurban menyiapkan sebanyak 4 ekor sapi dan 8 ekor kambing untuk disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, khususnya yang membutuhkan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial umat Islam.

Imam Masjid Baitussalam, Ustadz Imron Supardi, menyampaikan bahwa pelaksanaan qurban merupakan agenda rutin setiap tahun dalam memperingati Idul Adha.

β€œAlhamdulillah, setiap Hari Raya Idul Adha 1447 H kami selalu melaksanakan pemotongan hewan qurban. Ini bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ibadah qurban memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap hewan ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka.” (QS. Al-Hajj: 34)

Selain itu, Allah SWT juga menegaskan bahwa hakikat qurban bukanlah pada daging atau darahnya, melainkan pada ketakwaan:

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al-Hajj: 37)

Rasulullah SAW juga bersabda:
“Tidak ada suatu amalan yang dilakukan anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban.” (HR. Tirmidzi)

Pelaksanaan qurban di Masjid Baitussalam berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan gotong royong dari warga.

Daging qurban nantinya akan dibagikan secara merata kepada masyarakat, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.

Momentum Idul Adha ini diharapkan dapat semakin memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Editor: Aziz Nasution


Advertisement

Pos terkait