Semangat May Day di Tanjab Barat, Albert Chaniago Tekankan Hak Pekerja Harus Terpenuhi

IMG 20260504 WA0128

TANJAB BARAT | Go Indonesia.Id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlangsung penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Pertemuan Kantor Bupati pada Jumat (1/5/2026) itu mempertemukan pekerja, pengusaha, pemerintah, hingga unsur legislatif dalam satu forum kolaboratif.

Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat, Albert Chaniago, turut hadir bersama Bupati dan Wakil Bupati, anggota DPRD, Forkopimda, perwakilan serikat pekerja, serta tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Usai kegiatan, Albert menegaskan bahwa May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komunikasi antar pihak dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan.

“May Day ini harus jadi ruang dialog. DPRD akan mendorong pengawasan lebih kuat dan memastikan hak-hak pekerja benar-benar terpenuhi,” tegasnya.

Ia juga memastikan pihak legislatif siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada pekerja, termasuk mendorong kepatuhan perusahaan terhadap aturan ketenagakerjaan.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang selama ini menjadi penggerak utama pembangunan daerah.

Menurutnya, tema May Day 2026, “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, menjadi pengingat bahwa kemajuan industri harus berjalan seiring dengan kesejahteraan buruh.

“Pekerja adalah tulang punggung ekonomi. Ketika mereka dihargai dan dilindungi, perusahaan juga akan tumbuh lebih kuat,” ujarnya.

Bupati juga mengajak para pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi dan produktivitas agar mampu menghadapi perkembangan industri yang semakin modern. Di sisi lain, pengusaha didorong untuk membangun hubungan kerja yang harmonis dan berkeadilan.

Perwakilan serikat pekerja, Ferdiono Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kepastian kerja, jaminan sosial, serta kebebasan berserikat bagi para buruh.

Dari pihak pengusaha, perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Petro China menyatakan komitmennya menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan kondusif melalui dialog terbuka.

Peringatan May Day 2026 ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada serikat pekerja dan perusahaan yang patuh regulasi, serta penyaluran bantuan seperti klaim jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan dan bantuan sosial dari Baznas Tanjab Barat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi sejumlah isu strategis ketenagakerjaan, mulai dari penerapan UMK, transparansi rekrutmen, hingga perlindungan terhadap serikat pekerja.

Pemerintah daerah memastikan akan memfasilitasi audiensi antara pekerja dan perusahaan serta melakukan evaluasi terhadap perusahaan yang belum memenuhi ketentuan.

Momentum May Day 2026 ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta menciptakan hubungan industrial yang kondusif demi kemajuan Tanjung Jabung Barat.

Iskandar
Korwil Sumatra


Advertisement

Pos terkait