ACEH SINGKIL | Go Indonesia.Id – Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026 menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan para guru.
Dalam forum tersebut, Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal, S.H., M.H., LL.B., LL.M., Ph.D., selaku Dewan Pakar sekaligus Ketua Advokasi Hukum PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh jajaran PGRI dalam membangun organisasi profesi guru yang solid dan berdaya.
Menurut Sutan Nasomal, seluruh pengurus harus memiliki tekad yang sama untuk memajukan organisasi profesi guru, meningkatkan pengetahuan dan wawasan, mendorong peningkatan status pendidikan anggota, serta memperjuangkan kesejahteraan guru.
“Kita sepakat bersama-sama, satu hati dan satu keinginan dari lubuk hati yang paling dalam. Seluruh komponen pengurus akan berjuang bersama-sama memajukan organisasi profesi guru, meningkatkan pengetahuan, wawasan dan status pendidikan maupun kesejahteraan,” ujar Prof. Sutan Nasomal.
Ia juga menyampaikan harapan agar PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil dapat menjadi barometer organisasi profesi guru di Provinsi Aceh.
Pernyataan tersebut disampaikan Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online melalui sambungan telepon dari Markas Pusat Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Association of Young Indonesian Advocates) di kawasan Cijantung, Jakarta, Jumat (29/8/2026).
Konferensi Kerja PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil menghasilkan tujuh agenda strategis yang akan menjadi arah program organisasi ke depan.
Pertama, pembentukan pengurus baru PGRI cabang kecamatan se-Kabupaten Aceh Singkil yang dilaksanakan mulai 29 Agustus hingga 5 September 2026.
Kedua, penetapan pelaksanaan Hari Guru Nasional (HGN) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25 November 2026 di Kecamatan Singkil sebagai ibu kota Kabupaten Aceh Singkil.
Ketiga, penguatan program advokasi dan pendampingan hukum melalui LBH PGRI Aceh Singkil. Program ini diarahkan untuk memberikan perlindungan serta pendampingan hukum bagi anggota PGRI dan berada di bawah koordinasi Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal sebagai Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Singkil.
Keempat, pendataan seluruh pengurus dan anggota PGRI Aceh Singkil serta penerapan Kartu Digitalisasi Elektronik Guru se-Kabupaten Aceh Singkil. Langkah tersebut diarahkan sebagai bagian dari modernisasi dan penguatan pelayanan organisasi.
Kelima, pendataan anggota PGRI yang belum menyelesaikan pendidikan S1 serta anggota yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2. Program tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia guru.
Keenam, penguatan kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama untuk membantu anggota dan keluarga besar PGRI yang mengalami kemalangan, bencana alam, musibah maupun persoalan sosial lainnya.
Ketujuh, pendirian Koperasi Guru Aceh Singkil sebagai wadah kebersamaan sekaligus upaya membangun kemandirian ekonomi para guru.
Koperasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota, menyediakan layanan simpan pinjam yang mudah dan terpercaya, membuka peluang usaha bersama yang produktif, memperkuat budaya gotong royong serta solidaritas antar-guru, dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi anggota beserta keluarga.
Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai forum musyawarah dan penyusunan program semata.
Hasil konferensi harus diterjemahkan menjadi langkah nyata yang memberikan manfaat langsung bagi guru, anggota organisasi, dan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil.
Seluruh jajaran PGRI Aceh Singkil diharapkan menjalankan hasil konferensi dengan penuh tanggung jawab, kebersamaan, profesionalisme, serta semangat pengabdian.
Dengan memperkuat solidaritas, profesionalisme, kolaborasi, advokasi hukum, peningkatan pendidikan anggota, dan kemandirian ekonomi melalui koperasi, PGRI Aceh Singkil menargetkan lahirnya organisasi profesi guru yang semakin kuat, bermartabat, dan berdaya.
Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa perjuangan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru membutuhkan komitmen bersama seluruh elemen organisasi.
“Hidup Guru! Hidup PGRI!!”
REDAKSI







