DENPASAR | Go Indonesia.Id β Ratusan atlet domino dari delapan Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Domino Indonesia (ORADO) se-Bali mengikuti Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Markas Kodim 1611/Badung, Denpasar, Minggu (27/9/2026).
Turnamen yang juga diikuti tim dari TNI ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Ajang tersebut menjadi bagian dari penyelenggaraan ORADO 101 Piala Panglima TNI yang dilaksanakan serentak di 101 kota di seluruh Indonesia.
Di tingkat nasional, kegiatan dipusatkan di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Turnamen juga diarahkan menjadi ajang penjaringan atlet domino untuk persiapan menuju ekshibisi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Pelaksanaan di Bali dihadiri Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, serta Ketua Pengprov ORADO Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack.
Dewa Jack mengapresiasi dukungan TNI terhadap perkembangan olahraga domino di Indonesia. Menurutnya, turnamen berskala nasional tersebut memiliki arti penting bagi ORADO sebagai cabang olahraga yang kini berada dalam pembinaan KONI.
βKami Pengurus Provinsi Olahraga Domino Indonesia Bali memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI,β kata Dewa Jack di sela kegiatan.
Ia mengatakan ORADO Bali akan memanfaatkan berbagai turnamen untuk mencari dan membina atlet potensial. Targetnya, Bali memiliki atlet yang mampu bersaing saat domino masuk dalam agenda kompetisi nasional.
βKami butuh atlet-atlet yang bisa mewakili Bali sehingga kita bisa meraih medali nanti di PON 2028,β ujarnya.
Menurut Dewa Jack, keikutsertaan ratusan atlet dari delapan Pengcab juga menunjukkan perkembangan komunitas dan pembinaan domino di Bali.
Ia mendorong generasi muda untuk melihat domino sebagai olahraga prestasi yang membutuhkan konsentrasi, kemampuan menghitung, membaca permainan, dan menyusun strategi.
Sementara itu, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra mengatakan turnamen domino juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan persatuan.
Menurutnya, keterlibatan TNI bersama masyarakat dalam kegiatan olahraga sejalan dengan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Danrem juga menyinggung masih adanya anggapan negatif terhadap permainan domino. Ia menilai dalam konteks olahraga, domino justru menuntut kemampuan berpikir dan strategi.
βYang kita cari adalah kebersamaan dan persatuan,β ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dan memberi kontribusi terhadap pengembangan domino sebagai olahraga prestasi.
Secara nasional, ORADO 101 Piala Panglima TNI juga melibatkan berbagai lapisan masyarakat, pelaku UMKM, artis, hingga kreator konten. Penyelenggara menargetkan turnamen serentak di 101 kota dapat mencatatkan rekor MURI.
Selain kompetisi, kegiatan tersebut juga dimeriahkan berbagai hadiah, mulai dari sepeda motor, sepeda, televisi hingga telepon seluler.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya memeriahkan HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi momentum memperluas pembinaan serta melahirkan atlet-atlet domino berprestasi dari berbagai daerah, termasuk Bali.
Kadek/Jurnalis Go Indonesia







