Wayan Koster Menjaga Keberlanjutan Peradaban Bali ,Penguatan Desa Adat dan Pelestarian Kawasan Sakral

1G 93

BANGLI | Go Indonesia.id — Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan peradaban Bali melalui penguatan desa adat dan pelestarian kawasan sakral. Hal itu disampaikan saat beliau tangkil dan ngaturang bhakti di Pura Bukit Mentik, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli.

Koster menghadiri Muspayang Bhakti Nganyarin serangkaian Karya Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat atau Ida Betara/Betari Tedun Kabeh, Kamis (1/10/2026) sore.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Koster menyebut Pura Bukit Mentik sebagai salah satu simbol penting peradaban Bali. Menurut beliau, pura tersebut memiliki nilai spiritual dan budaya yang perlu terus dijaga kelestariannya.

Koster juga menyoroti kekayaan alam kawasan Kintamani dengan keberadaan Gunung Batur dan Danau Batur. Menurut beliau, kawasan tersebut merupakan anugerah besar yang harus dirawat agar tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Bali.

“Ini harus kita rawat dengan baik,” kata Koster.

Beliau menegaskan pembangunan di Kabupaten Bangli harus berjalan seiring dengan upaya menjaga alam, budaya, adat, dan kehidupan spiritual masyarakat.

Menurut Koster, pembangunan Bali tidak semata-mata diarahkan pada kemajuan fisik maupun pertumbuhan ekonomi. Pembangunan juga harus memastikan identitas dan karakter Bali tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Arah tersebut, kata beliau, menjadi bagian dari haluan pembangunan Bali untuk 100 tahun ke depan. Adat, budaya, tradisi, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan ditempatkan sebagai fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan Bali.

“Jaga Bali agar tetap ajeg,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Koster menekankan pentingnya penguatan seluruh desa adat di Bali. Desa adat dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga tradisi, kehidupan sosial, aktivitas keagamaan, hingga keberadaan kawasan-kawasan suci.

Koster mengatakan keberlanjutan Bali ke depan membutuhkan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian. Karena itu, beliau mendorong pembangunan yang tetap berpijak pada karakter dan nilai-nilai lokal Bali.

Kehadiran Koster dalam rangkaian pujawali di Pura Bukit Mentik juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelestarian tradisi dan kehidupan spiritual masyarakat Desa Adat Batur.

Dengan menjaga alam, kawasan sakral, adat, serta budaya secara berkelanjutan, Koster berharap Bali dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati diri dan fondasi peradabannya.

Kadek/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait