‎Bupati Aneng Ajak Semua Pihak Jaga Kelestarian Mangrove Anambas ‎

1b 306

‎ANAMBAS | Go Indonesia.id- Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menghadiri kegiatan penanaman pohon mangrove bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Anambas di kawasan Hutan Mangrove Temburun, Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kamis (1/10/2026).
‎
‎Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir, khususnya keberadaan hutan mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem serta keindahan alam Kabupaten Kepulauan Anambas.
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati Aneng mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan mangrove yang ada di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
‎
‎Menurutnya, upaya pelestarian lingkungan harus dilakukan sejak sekarang secara berkelanjutan agar keberadaan mangrove tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
‎
‎”Menjaga dan melestarikan mangrove ini harus kita lakukan sejak sekarang. Kita ingin lingkungan tetap terjaga, asri, aman dan nyaman,” ujar Aneng.
‎
‎Ia menyampaikan, keberadaan kawasan mangrove tidak hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi salah satu potensi yang mendukung sektor pariwisata dan agrowisata di Kabupaten Kepulauan Anambas.
‎
‎Karena itu, menurutnya, diperlukan sinergi dan kekompakan seluruh pihak, baik pemerintah, organisasi, masyarakat maupun pihak lainnya, dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.
‎
‎”Kalau kita bersama-sama menjaga lingkungan, manfaatnya tentu akan kembali kepada masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari upaya kita menjaga keindahan daerah,” katanya.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aneng turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan penanaman mangrove, khususnya Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas.
‎
‎Ia berharap Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas dapat terus berkembang, menjaga kekompakan serta meningkatkan sinergi bersama masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
‎
‎Penanaman mangrove tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
‎
‎Dengan terjaganya kawasan mangrove, keberadaan hutan pesisir diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi potensi yang mendukung pengembangan pariwisata di daerah.
‎
‎Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Anambas agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Bambang/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait