PEMATANGSIANTAR | Go Indonesia.id — Warga Jalan Gaharu, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia berinisial MS (73) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 07.28 WIB.
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah personel kepolisian terlihat mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur. Setelah mengetahui kondisi tersebut, pihak keluarga segera menutupi tubuh korban menggunakan kain.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Lelyana. Saat melintas di depan rumah korban, ia melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka sehingga menimbulkan kecurigaan.
Lelyana kemudian mencoba memanggil korban beberapa kali, tetapi tidak mendapat jawaban. Saat memeriksa ke dalam rumah, ia mendapati korban sudah tidak bernyawa.
“Awalnya saya datang ke rumah korban. Dari kejauhan saya lihat pintunya terbuka, lalu saya panggil Opung, Opung, tapi tidak ada sahutan. Pas saya cek ke dalam, ternyata Opung itu sudah meninggal,” ungkap Lelyana saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Lelyana, korban selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut dan diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes.
“Opung ini tinggal sendirian di rumah dan memang ada riwayat penyakit gula,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Siantar Utara, IPTU Nana Sandra, S.H., menyampaikan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat penyakit medis yang dideritanya.
“Korban diduga meninggal dunia dikarenakan oleh penyakit medis yang diderita,” ungkap IPTU Nana Sandra.
Untuk penanganan lebih lanjut, personel kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar melakukan evakuasi jenazah dari dalam rumah menuju rumah sakit guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga proses penanganan berlangsung, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
Henry/Jurnalis Go Indonesia






