Bupati Anambas Ikut Tanam Mangrove di Senggalong, Arpandi: Ini Kebanggaan Bagi Kami

1G 96 e1790944746603

‎‎ANAMBAS | Go Indonesia.id— Penggerak pelestarian hutan mangrove di Pantai Senggalong, Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Arpandi, S.Hi., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama istri dalam kegiatan penanaman dan pelestarian mangrove di kawasan tersebut.
‎
‎Menurut Arpandi, kehadiran Bupati bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta awak media menjadi sebuah kebanggaan bagi dirinya bersama tim Kelompok Masyarakat (Pokmas) Mangrove Temburun dan Komunitas KOMPAK yang selama ini secara konsisten menjaga dan merawat kawasan mangrove Pantai Senggalong.
‎
‎Hal tersebut disampaikan Arpandi saat dihubungi awak media melalui telepon seluler, Jumat (2/10/2026).
‎
‎Arpandi mengatakan, dirinya telah sekitar 12 tahun terlibat dalam kegiatan penanaman dan perawatan mangrove di Pantai Senggalong. Kegiatan tersebut dilakukan sejak kawasan itu masih dalam pendampingan perusahaan yang sebelumnya bernama Premier Oil, kemudian Harbour Energy, hingga kini menggunakan nama Prime Natuna.
‎
‎”Saye 12 tahun ikut menanam dari nol dan merawat mangrove di Pantai Senggalong, mulai dari Premier Oil sampai sudah berubah ke Harbour Energy, kini berubah nama lagi menjadi Prime Natuna,” ujar Arpandi.
‎
‎Selama kurun waktu tersebut, Arpandi bersama tim dan masyarakat telah menanam sekitar 30.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Senggalong.
‎
‎”Sekitar 30.000 bibit mangrove yang sudah kami tanam di Pantai Senggalong,” katanya.
‎
‎Ia menilai, kunjungan Bupati Kepulauan Anambas bersama istri menjadi momentum penting bagi upaya pelestarian lingkungan, khususnya keberadaan hutan mangrove yang memiliki peran penting bagi ekosistem pesisir.
‎
‎Arpandi juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan istri, jajaran OPD serta para awak media yang hadir dan ikut memberikan perhatian terhadap keberadaan hutan mangrove di Pantai Senggalong.
‎
‎”Terima kasih atas kunjungan dan dukungan dari Pak Bupati dan istri serta OPD dan rekan-rekan media yang telah hadir di sana. Sangat luar biasa,” ungkapnya.
‎
‎Lebih lanjut, Arpandi mengaku kehadiran Bupati bersama rombongan merupakan sebuah kebanggaan bagi tim Pokmas Mangrove Temburun dan Komunitas KOMPAK. Menurutnya, kunjungan tersebut telah lama dinantikan oleh para penggerak pelestarian mangrove di kawasan Pantai Senggalong.
‎
‎”Ada sebuah kebanggaan bagi kami dan tim Pokmas Mangrove Temburun, Komunitas KOMPAK, atas kunjungan Pak Bupati dan istri serta OPD dan rekan-rekan media yang sudah sangat lama kami nantikan. Kini beliau ikut melestarikan mangrove di Pantai Senggalong,” tuturnya.
‎
‎Arpandi berharap perhatian dan dukungan pemerintah daerah, perusahaan, komunitas, masyarakat serta media terhadap pelestarian mangrove dapat terus berlanjut. Ia menilai kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan agar kawasan mangrove yang telah ditanam dan dirawat selama bertahun-tahun dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat pesisir.
‎
‎Bagi Arpandi dan para penggerak lingkungan, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kepedulian dan perawatan secara berkelanjutan.
‎
‎Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, ia berharap Pantai Senggalong dapat terus menjadi salah satu kawasan yang menunjukkan pentingnya menjaga ekosistem mangrove di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Bambang/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait