ANAMBAS | Go Indonesia.id- Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menghadiri kegiatan penanaman pohon mangrove bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Anambas di kawasan Hutan Mangrove Temburun, Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir, khususnya keberadaan hutan mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem serta keindahan alam Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dalam sambutannya, Bupati Aneng mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan mangrove yang ada di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menurutnya, upaya pelestarian lingkungan harus dilakukan sejak sekarang secara berkelanjutan agar keberadaan mangrove tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
”Menjaga dan melestarikan mangrove ini harus kita lakukan sejak sekarang. Kita ingin lingkungan tetap terjaga, asri, aman dan nyaman,” ujar Aneng.
Ia menyampaikan, keberadaan kawasan mangrove tidak hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi salah satu potensi yang mendukung sektor pariwisata dan agrowisata di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Karena itu, menurutnya, diperlukan sinergi dan kekompakan seluruh pihak, baik pemerintah, organisasi, masyarakat maupun pihak lainnya, dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.
”Kalau kita bersama-sama menjaga lingkungan, manfaatnya tentu akan kembali kepada masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari upaya kita menjaga keindahan daerah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aneng turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan penanaman mangrove, khususnya Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas.
Ia berharap Dekranasda Kabupaten Kepulauan Anambas dapat terus berkembang, menjaga kekompakan serta meningkatkan sinergi bersama masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Penanaman mangrove tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Dengan terjaganya kawasan mangrove, keberadaan hutan pesisir diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi potensi yang mendukung pengembangan pariwisata di daerah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Anambas agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Bambang/Jurnalis Go Indonesia







