Bupati Dillah Hich Apresiasi Brigade Pangan Simpang Datok Tampil di Hadapan Presiden Prabowo

IMG 20260109 WA0031

TANJAB TIMUR | Go Indonesia.Id – Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Dillah Hich, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada Brigade Pangan Simpang Datok yang sukses mempresentasikan produk beras lokal di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

Momen membanggakan tersebut terjadi dalam acara panen raya swasembada padi yang dirangkai dengan tasyakuran swasembada pangan nasional di Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Bacaan Lainnya

Advertisement

Advertisement

Dalam kegiatan tersebut, Awaluddin Fajar yang merupakan Duta Brigade Pangan Inspiratif Nasional tampil sebagai satu-satunya perwakilan Provinsi Jambi. Ia mempresentasikan produk unggulan Beras ASE Perdesaan Simpang Datok–Tanjabtim yang menjadi bukti nyata keberhasilan petani muda dalam mengembangkan pertanian berbasis inovasi dan kemandirian.

Bupati Dillah Hich menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi para petani muda yang tergabung dalam Brigade Pangan.

“Semoga semakin sukses mengantarkan produk lokal Tanjabtim ke tingkat nasional. Pencapaian ini menjadi langkah awal agar pemuda lebih bersemangat mengembangkan pertanian hortikultura menuju swasembada pangan. Pemerintah daerah siap mendukung sepenuhnya,” ujar Dillah, Kamis (8/1/2026).

Ia berharap keberhasilan Brigade Pangan Simpang Datok dapat menjadi teladan bagi kelompok tani lainnya, sekaligus berkontribusi dalam peningkatan produksi pangan nasional.

“Ini mencerminkan efektivitas program Brigade Pangan sebagai strategi akselerasi swasembada pangan nasional, serta upaya regenerasi petani Tanjabtim di tengah tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan global,” tegasnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Tanjabtim, Sunarno. Ia mengungkapkan bahwa program Brigade Pangan telah mampu meningkatkan produktivitas panen secara signifikan.

“Produktivitas meningkat dari sebelumnya 3,2–4 ton per hektare menjadi 5–6 ton per hektare di lahan gambut seluas 205,09 hektare,” jelasnya.

Tak hanya itu, kelompok ini juga menjadi penggerak Indeks Produktivitas (IP) 300 pada 2025. Dampaknya dirasakan langsung oleh petani, terutama melalui peningkatan pendapatan berkat sistem kerja kelompok yang lebih terstruktur.

“Dengan komitmen pemerintah, program ini diharapkan terus mencetak petani muda tangguh, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat fondasi swasembada pangan dan kedaulatan pangan Indonesia,” kata Sunarno.

Ia juga berharap persepsi generasi muda terhadap profesi petani dapat berubah menjadi lebih positif, seiring meningkatnya kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Ke depan, Brigade Pangan akan terus diperkuat sebagai garda terdepan modernisasi pertanian berbasis bisnis dan teknologi yang dikelola generasi muda.

“Program ini menjadi motor penggerak petani yang terampil, profesional, dan berorientasi bisnis sebagai investasi masa depan pertanian Tanjabtim,” pungkasnya.

Irwandi
Kabiro


Advertisement

Pos terkait