MANOKWARI | Go Indonesia. id __Sejumlah pejabat utama Polri mengalami mutasi jabatan sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026. Salah satu perubahan utama adalah penugasan Irjen Pol. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P dari Kapolda Papua Barat menjadi Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri.
Penugasan baru ini merupakan bentuk apresiasi dan kepercayaan pimpinan terhadap kinerja serta dedikasi yang telah ditunjukkan Irjen Johnny selama memimpin Polda Papua Barat. Sementara itu, jabatan Kapolda Papua Barat akan diemban oleh Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah.
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom menyampaikan bahwa mutasi merupakan hal wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan peningkatan profesionalisme. “Kapolda lama telah berhasil menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, sehingga dipercaya mengemban tugas yang lebih besar,” ujarnya.
Brigjen Alfred Papare bukanlah sosok baru di Papua Barat, karena sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakapolda wilayah tersebut. Hal ini membuatnya memahami karakteristik wilayah dan dinamika sosial masyarakat setempat. “Kami optimis kepemimpinan baru dapat melanjutkan program yang berjalan dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” tambah Kabid Humas.
Selain pergantian Kapolda, terjadi pula mutasi pada posisi Kepala Biro Perencanaan (Karo Rena) Polda Papua Barat. Kombes Pol. Dolly Gumara, S.I.K., M.H dipindahkan menjadi Karo Rena Polda Kalimantan Selatan, sedangkan posisinya kini diisi oleh Kombes Pol. Risno, S.I.K. yang sebelumnya menjabat sebagai Perencana Umum Madya TK. III Stamarena Polri.
Pergantian kedua pejabat Papua asli pada posisi strategis juga menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan kesempatan bagi putra daerah untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Reporter : Iskandar
Sumber : Humas Polda Papua Barat







