NATUNA | Go Indonesia.Id _Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Natuna di Rumah Makan Sisi Basisir, Ranai, Sabtu (7/3/2026).
Dalam momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang penuh berkah, para jurnalis yang tergabung dalam IWOI Natuna tidak hanya berkumpul untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
Sebanyak 25 anak yatim diundang untuk menerima santunan serta merasakan kebersamaan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Senyum polos anak-anak yang hadir menjadi pemandangan yang menghangatkan hati seluruh peserta. Bagi mereka, perhatian dan kebersamaan yang diberikan pada sore itu terasa begitu berarti.
Ketua IWOI Kabupaten Natuna, Bahrullazi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sederhana dari keluarga besar IWOI Natuna kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
โDi bulan yang penuh keberkahan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dan kebaikan untuk adik-adik yatim di Natuna,โ ujarnya.
Ia menegaskan bahwa nilai dari kegiatan ini bukan terletak pada besar kecilnya santunan yang diberikan, melainkan pada niat untuk berbagi serta menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
โMungkin santunan yang kami berikan tidak besar, tetapi kami berharap ini bisa menghadirkan senyuman bagi adik-adik yatim. Bukan angka yang menjadi tujuan utama kami, tetapi bagaimana hari ini kita bisa memberikan sedikit uluran tangan untuk mereka,โ ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Nasoha. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat kepedulian sosial, serta memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan.
Menurutnya, berbagi dengan anak yatim bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kasih sayang dan perhatian yang sangat berarti bagi mereka.
Menjelang waktu berbuka, suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta memanjatkan doa bersama. Setelah azan Maghrib berkumandang, para pengurus IWOI, tamu undangan, serta anak-anak yatim duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa.
Senyum dan tawa anak-anak yang hadir menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para anggota IWOI Natuna.
Momen sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat empati, kepedulian, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Reporter: Baharullazi





