Jarak bukan Penghalang ,Airnav hadirkan Cahaya dan Harapan di Kampung Seling-Energi Bersih dan Fasalitas Layak

1b 333

BANYUWANGI | Go Indonesia.id— Tak peduli seberapa jauh, seberapa terjal aksesnya — warga Banyuwangi di manapun berhak mendapatkan kehidupan yang layak. Inilah bukti nyata: Kampung Seling, permukiman terpencil di tengah kawasan hutan pinus Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, kini tak lagi tersisih dari kemajuan. AirNav Indonesia melalui program TJSL menyerahkan bantuan yang mengubah wajah kehidupan warga pedalaman tersebut, diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirlanto Suratno, Rabu (30/9/2026).

Kampung Seling memang tak mudah dijangkau — jalannya menanjak, licin, berada jauh dari pusat keramaian, dihuni hanya oleh 8 kepala keluarga. Namun jumlah yang sedikit tak menjadikan mereka warga kelas dua. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama AirNav Indonesia membuktikan: pembangunan merata, tak ada yang tertinggal, tak ada yang ditinggalkan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Bantuan Nyata, Bukan Janji Manis

Bantuan yang diserahkan bukan sekadar simbolis — melainkan sarana penunjang kehidupan yang hakiki:
✅ Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) — menghadirkan listrik bersih dan mandiri
✅ Pembangunan Musala — tempat ibadah yang layak
✅ Renovasi Ruang Kelas — masa depan anak-anak lebih terang
✅ Fasilitas Sanitasi — kebersihan dan kesehatan terjamin

“Meski hanya dihuni delapan Kepala Keluarga, masyarakat Seling tetap mendapatkan perhatian penuh. Ini bukti nyata kolaborasi dan semangat Gerakan Tandang Bareng yang terus kita gaungkan — kemajuan harus sampai ke setiap sudut Banyuwangi,” tegas Wakil Bupati Mujiono.

Hadir pula dalam penyerahan tersebut Ketua Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi Suwito, Kepala Desa Jambewangi Maskur, serta Wakil Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat Sunardi — semua bersatu memastikan manfaat ini diterima dengan baik dan dikelola dengan tanggung jawab.

Cahaya Kini Menyala 24 Jam

Bagi warga Kampung Seling, perubahannya terasa nyata. Malam yang dulu sepi kini diterangi lampu. Anak-anak bisa belajar dengan tenang, warga bisa beraktivitas lebih panjang.

“Sekarang lampu menyala 24 jam! Bantuan ini bukan sekadar bangunan atau alat — ini harapan baru. Jarak jauh dan akses sulit ternyata tidak membuat kami dilupakan,” ungkap Kepala Desa Jambewangi, Maskur, mewakili rasa syukur warga.

Komitmen: Melayani Tak Hanya di Langit, Juga di Bumi

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirlanto Suratno, menegaskan kehadiran mereka bukan sekadar tugas, melainkan panggilan untuk berbagi:

“Kami tidak hanya menjaga keselamatan penerbangan di angkasa. Di bumi pun, kami berkomitmen hadir untuk rakyat. Melalui TJSL, AirNav ingin mewujudkan gotong royong nyata — memberikan manfaat yang langsung dirasakan warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah terjauh.”

Bantuan ini diharapkan tak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi memantik kemandirian dan produktivitas warga. Listrik dari PLTMH adalah energi abadi — bukan sekadar menyala malam ini, melainkan menerangi masa depan Kampung Seling untuk tahun-tahun mendatang.

Banyuwangi membuktikan: pembangunan tak mengenal batas jarak. Di pelosok terpencil sekalipun, kesejahteraan wajib dirasakan merata.

Indah/Jurnalis Go Indonesia.


Advertisement

Pos terkait