Kades Teluk Melintang Mersam Mutasi Tiga Orang Perangkat Desa, Gunakan Wewenang Sesuka Hati

BATANGHARI | Go Indonesia.id Dugaan Kepala Desa Teluk Melintang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, lakukan sewenang-wenang memutasikan Tiga orang perangkat Desa tanpa mengikuti aturan dan UU yang berlaku.

Diketahui, Tiga orang perangkat Desa Teluk Melintang tersebut dimutasi dari Jabatan Kaur keuangan menjadi Kaur Umum, Kaur Umum menjadi Kadus dan Kadus menjadi Kaur Keuangan.

Kepala Desa Teluk Melintang bernama Nurdin gunakan kewenangannya memutasikan perangkat Desa tersebut sesuka hatinya. Hingga menjadi gunjingan ditengah masyarakat, pada Minggu, 9 Juni 2024.

“Kami sangat prihatin dengan sikap Kades ini, lakukan pemutasian terhadap perangkat Desa sesuai seleranya sendiri. Sipat seperti itukan Arogan.” Kata warga yang tidak mau namanya ditulis, Pada Jum’at, 7 Juni 2024, Kemarin.

Sementara itu, salah Satu perangkat Desa yang jadi korban ke sewenang-wenangan Nurdin merasa keberatan atas mutasi tanpa koordinasi ini.

“Saya secara pribadi merasa keberatan untuk di mutasi dari Jabatan saya,” kata salah seorang perangkat Desa keawak media.

Lebih lanjut perangkat ini mengatakan pemutasian ini secara tiba-tiba tanpa melakukan Musyawarah terlebih dahulu. “Jadi kami sangat keberatan dengan kebijakan kades ini,” tambahnya.

Sejatinya, kepala Desa pada dasarnya dapat melakukan mutasi perangkat Desa jika diperlukan, namun hal tersebut membutuhkan beberapa ketentuan, baik itu dari sisi peraturan pemerintah maupun sisi kemanusiaan.

Merujuk peraturan menteri dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 83 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Berita Negara republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1223 perihal penerapan ketentuan pada huruf a ayat 4 pasal 7 Permendagri Nomor 67 Tahun 2017, bila menerapkannya maka harus memperhatikan kaidah penerapan aturan UU secara integral. Hal ini agar tidak terjadi benturan antara aturan yang Satu dengan aturan lainnya.

Oleh sebab itu perlu Kades Nurdin perhatikan bahwa saat perangkat Desa mendaftarkan diri sebagai perangkat Desa itu jelas jabatannya dan SK yang sejak awal Beliau terima adalah berbunyi sesuai lowongan Jabatan yang diisi.

Selain wajib patuh pada peraturan pemerintah dan perundang – undangan, Kades Nurdin harus melakukan koordinasi dan komunikasi terhadap perangkat Desa yang menjadi sasaran mutasi agar hal tersebut sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara, Kades Teluk Melintang saat dikonfirmasi belum memberikan alasan terhadap Tiga perangkat Desanya itu. Dia berdalih masih banyak kegiatan.

β€œHabis magrib menjelang isya lah kita komunikasi, karena waktu kosong menjelang sudah isya, kami latihan persiapan lomba Adat,” Tulisnya, pada Jum’at lalu.

Namun, hingga saat ini Kades tersebut belum bisa memberikan alasannya secara mendetail mengenai mutasi yang dilakukan Tiga perangkat Desanya itu.

Menurut Informasi, surat rekomendasi yang diajukan ke Camat mersam langsung di tandatangan tanpa adanya kordinasi dan mengecek langsung apa yang sudah terjadi dibawah kepemimpinan Kades tersebut.

Sampai berita ini diterbitkan Camat Mersam Rinto Saputra belum dapat menanggapi terkait hal tersebut.(**)

*Dewan Redaksi*


Advertisement

Pos terkait