NATUNA | Go Indonesia.id_Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Kabupaten Natuna, Baharullazi, mengingatkan agar pembangunan proyek Pasar Jepang yang berlokasi di Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, benar-benar dilaksanakan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Diketahui, proyek Pasar Jepang tersebut bersumber dari dana hibah dengan nilai anggaran sekitar Rp90 miliar, sehingga menurut Baharullazi perlu mendapat perhatian dan pengawasan serius dari semua pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Baharullazi pada Jumat, 31 Januari 2026, di Kantor DPD IWO Indonesia Kabupaten Natuna.
Menurutnya, besarnya anggaran yang digunakan menuntut adanya pelaksanaan proyek yang transparan, akuntabel, serta patuh terhadap ketentuan hukum, mulai dari perencanaan, perizinan, proses pengadaan, hingga pelaksanaan di lapangan.
Karena ini dana hibah dengan nilai cukup besar, maka pelaksana proyek harus benar-benar taat aturan dan undang-undang yang berlaku. Jangan sampai proyek yang seharusnya untuk kepentingan masyarakat justru bermasalah di kemudian hari,” tegas Baharullazi.
Ia menambahkan, media memiliki fungsi strategis sebagai pengawas sosial (social control) dalam setiap kebijakan dan pembangunan yang menggunakan uang negara maupun dana hibah.
Media memiliki peran penting untuk melakukan pengawasan, menyampaikan informasi yang objektif kepada publik, serta mengingatkan jika ada potensi penyimpangan. Ini bagian dari fungsi pers dan amanat undang-undang,” ujarnya.
Baharullazi juga menegaskan bahwa IWO Indonesia Kabupaten Natuna akan menjalankan peran jurnalistik secara profesional, independen, dan berimbang, dengan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
Menurutnya, proyek Pasar Jepang diharapkan benar-benar memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Natuna, khususnya para pelaku usaha kecil dan pedagang lokal, bukan justru menimbulkan polemik atau persoalan hukum.
DPD IWO Indonesia Kabupaten Natuna, lanjutnya, akan terus memantau dan mengawal perkembangan proyek tersebut sebagai bentuk komitmen pers dalam mendukung pembangunan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Redaksi







