Menko Pangan Zulkifli Hasan Apresiasi Brigade Pangan Simpang Datok, Dorong Lahirnya Petani Muda Modern di Tanjabtim

IMG 20260109 WA0032

TANJAB TIMUR | Go Indonesia.Id – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan apresiasi atas keberhasilan Brigade Pangan Simpang Datok, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, dalam mengembangkan produk beras lokal.

Apresiasi tersebut disampaikan saat brigade ini mempresentasikan produk beras ASE pada kegiatan Panen Raya Swasembada Padi yang dirangkai dengan tasyakuran swasembada pangan nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Bacaan Lainnya

Advertisement

Advertisement

Zulkifli Hasan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP PAN, berpesan agar keberhasilan Brigade Pangan Simpang Datok dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Tanjabtim, untuk terjun ke sektor pertanian modern.

“Kemenko Pangan berpesan agar terus mengembangkan produk pangan. Negara selalu mendukung anak muda yang berkontribusi langsung dalam menyukseskan swasembada pangan,” ungkap Awaluddin, mengutip penyampaian Menko Pangan.

Sementara itu, Ketua DPRD Tanjabtim dari Fraksi PAN, Zilawati, turut menyampaikan ucapan selamat atas peningkatan produktivitas panen sekaligus kesejahteraan petani yang dihasilkan melalui program Brigade Pangan Simpang Datok.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Brigade Pangan Simpang Datok dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Keberhasilan mereka tidak hanya menunjukkan inovasi di lapangan, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan pemanfaatan teknologi modern dapat mengubah wajah pertanian di daerah kita. Ini adalah langkah konkret menuju kemandirian pangan yang lebih kuat,” ujar Zilawati.

Ia berharap capaian ini dapat menjadi teladan bagi petani lainnya di Tanjabtim, sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan secara nasional.

“Kami berharap pemerintah daerah terus mendukung program seperti ini melalui alokasi anggaran yang memadai, pelatihan berkelanjutan, serta akses pasar yang lebih luas. Dengan begitu, kesejahteraan petani dan masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Irwandi
Kabiro


Advertisement

Pos terkait