BANYUWANGI | Go Indonesia.id β Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja, secara tegas menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir, wilayahnya tidak memiliki anggaran yang dialokasikan untuk program mudik gratis. Pernyataan ini disampaikannya saat ditemui wartawan Go Indonesia di kantornya, baru-baru ini.
Meskipun tidak ada program mudik gratis, Komang menegaskan bahwa seluruh aspek transportasi darat, laut, maupun udara yang digunakan oleh para pemudik dari dan ke Banyuwangi telah dipersiapkan secara matang. Tujuannya adalah memastikan perjalanan mudik berjalan dengan aman, tentram, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan raya maupun transportasi umum.
Dalam kesempatan tersebut, Komang juga memberikan pesan penting kepada para pemudik yang akan melakukan perjalanan. Ia menyarankan agar pemudik membawa pakaian seadanya saja, tidak berlebihan. Untuk obat-obatan, ia menekankan agar hanya membawa yang benar-benar diperlukan dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan saat ini. Selain itu, ia mengingatkan para pemudik untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan selama berkendara, baik saat berangkat maupun pulang.
“Kami juga sangat menyarankan para pemudik untuk terus memantau informasi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Dengan mengetahui kondisi cuaca dan potensi bencana yang mungkin terjadi, kita dapat menyesuaikan diri dengan segala hal yang terjadi di sekitar kita selama perjalanan, sehingga perjalanan tetap aman dan terkendali,” ujar Komang.
Kesehatan pemudik juga menjadi perhatian utama Dinas Perhubungan Banyuwangi. Komang menginformasikan bahwa telah disediakan beberapa titik pos kesehatan di sepanjang rute perjalanan mudik. Ia berpesan, jika pemudik merasa tidak kuat melanjutkan perjalanan, jangan memaksakan diri. Sebaiknya berhenti di pos kesehatan atau tempat istirahat yang tersedia untuk beristirahat sejenak. Selain itu, ia menyarankan agar pemudik selalu menjaga asupan vitamin dan gizi yang cukup selama perjalanan agar tetap bugar.
Tidak hanya itu, saat ini Banyuwangi juga sedang ramai dikunjungi oleh wisatawan yang datang untuk menghindari perayaan Nyepi. Dengan adanya arus mudik dan kunjungan wisatawan yang berbarengan, Komang mengingatkan seluruh masyarakat, baik pemudik maupun wisatawan, untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam segala hal, di mana pun mereka berada.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Perhubungan berkomitmen untuk terus memantau situasi perjalanan mudik dan arus wisatawan agar tetap berjalan lancar dan aman. Diharapkan dengan persiapan yang matang dan kesadaran dari seluruh pihak, perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan tanpa kendala yang berarti dan semua orang dapat sampai di tujuan dengan selamat.
Reporter : Indah Razak







