YOGYAKARTA | Go Indonesia.id – Dalam mempertahankan akuntabilitas tata kelola keuangan peradilan yang handal dan profesional, Ditjen Badilum MA melaksanakan kegiatan Laporan Keuangan Semester II 2025 di Hotel Grand Mercure Yogyakarta. Kegiatan yang diikuti oleh Operator SAI dan Operator BMN tingkat banding se-Indonesia ini berlangsung selama 3 hari, sejak Rabu sd. Jumat (28 sd. 30/01/2026).
Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini yakni dalam rangka menyatukan data (konsolidasi) pada bagian keuangan dan bagian umum untuk pembelanjaan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) DIPA 03. Kegiatan ini secara resmi dibuka secara langsung oleh Sekretaris Ditjen Badilum, Kurnia Arry Soelaksono.
Dalam kesempatan itu, Kurnia Arry menekankan agar seluruh peserta berkomitmen dalam membuat laporan keuangan semester 2 tahun 2025 dengan laporan yang handal, akurat, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
βDengan laporan keuangan yang handal, akurat, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan, Mahkamah Agung dapat memperoleh WTP ke-13 kali untuk laporan keuangan tahun 2025,β ungkap Sekretaris Ditjen Badilum.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta tersebut, peserta disuguhkan dengan berbagai materi dari Narasumber kompeten dan profesional, baik dari internal maupun eksternal MA.
Diantaranya, hadir Narasumber dari Biro Keuangan MA, Biro Perlengkapan MA, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan dan Bagian Perencanaan dan Keuangan Ditjen Badilum.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, menunjukan komitmen tinggi Ditjen Badilum sebagai bagian dari MA, selaku lembaga negara dengan kinerja keuangan terbaik untuk menyelenggarakan tata kelola peradilan yang transparan dan akuntabel.
Reporter : Zahra






