Wakapolda Papua Barat Tekankan Pentingnya Implementasi Manajemen Risiko dalam Tugas Sehari-hari Polri

IMG 20260129 WA00161 scaled

MANOKWARI | Go Indonesia.id _ Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, S.I.P., M.Si. memimpin sosialisasi penyusunan manajemen risiko yang diikuti oleh seluruh satuan kerja dan Polres/ta jajaran Polda Papua Barat, di Aula Arfak Polda Papua Barat pada hari Kamis 29/01/2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta penerapan manajemen risiko guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara profesional dan terukur.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Sebagai sosialisasi pertama yang digelar di lingkungan Polda Papua Barat, Wakapolda menyampaikan bahwa risiko merupakan bagian tak terpisahkan dari kompleksitas tugas Polri di era modern. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko sangat diperlukan untuk mengidentifikasi, menganalisis, menetapkan prioritas penanganan, serta meminimalisir atau menghilangkan risiko internal.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini masih terdapat kebiasaan anggota Polri bertindak tanpa pengelolaan risiko yang terstruktur, sehingga belum sepenuhnya menerapkan pola pikir berbasis risiko dalam pelaksanaan tugas – padahal setiap tindakan memiliki konsekuensi hukum dan operasional.

Melalui kegiatan ini, Wakapolda berharap seluruh peserta memahami Peraturan Manajemen Risiko Polri Tahun 2021 yang tengah direvisi oleh Divisi Hukum Mabes Polri. Ia menegaskan bahwa manajemen risiko tidak hanya sebatas sosialisasi, namun harus dijalankan secara realistis dan dapat diikuti oleh seluruh jajaran secara berjenjang.

β€œPara Pejabat Utama, Kapolres, dan seluruh jajaran diharapkan memberikan perhatian serius dan selalu mempertimbangkan risiko dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya.

Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk memperdalam pemahaman dan memperkuat implementasi manajemen risiko di lingkungan Polda Papua Barat.

Reporter : Iskandar
Sumber : Humas polda Papua Barat


Advertisement

Pos terkait