TANJUNGPINANG | Go Indonesia.id- Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus dilakukan dengan pendekatan yang menyentuh dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Lis menjelaskan perencanaan pembangunan mengikuti kaidah partisipatif, teknokratif, politis, serta mekanisme bottom-up dan top-down, sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. βArtinya, jangan menghilangkan kaidah-kaidah dalam sebuah konsep rencana,β ujarnya saat membuka Musrenbang Kelurahan Kampung Baru Tahun 2026 dan penyusunan RKPD Tahun 2027, Rabu (28/1), di Kedai Kopi Batam, Jalan Yos Sudarso.
Sejumlah usulan pembangunan selama ini kerap berulang atau belum terealisasi. Untuk menindaklanjuti semua persoalan, Pemko akan menyusun bank masalah melalui Bappelitbang. Lis berharap setiap persoalan di wilayah masing-masing diusulkan sesuai kebutuhan. βKalau ada 300 masalah, usulkan semuanya,β tambahnya.
Tahun ini, Pemko akan membangun Sekolah Rakyat di lahan seluas lima hektar untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Wali Kota Lis meminta camat dan lurah mengidentifikasi calon peserta agar dapat masuk ke program nasional tersebut.
βSaya minta setiap kecamatan mengusulkan minimal 300 anak SD, SMP, dan SMA dengan data lengkap by name, by address. Pada Maret, saya ingin tahu hasilnya,β ujarnya.
Lis juga mengingatkan peserta Musrenbang, termasuk RT, RW, dan masyarakat, untuk mengusulkan program pada enam bidang prioritas, yakni infrastruktur, sosial kemasyarakatan, lingkungan hidup, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi/UMKM. Contohnya meliputi kondisi jalan, penerangan, drainase, wilayah rawan banjir, pengembangan UMKM dan IKM, fasilitas ibadah, layanan kesehatan, serta pengendalian angka kelahiran.
βKami butuh masukan bapak ibu. Sampai 2030, usulan dari kelurahan harus tersusun lengkap dengan program dan sub-kegiatan. Misalnya, Kelurahan Kampung Baru memiliki 200 usulan, 50 sudah terkakomodir, maka 150 lainnya akan diperhatikan tahun depan. Dengan begitu, dalam empat tahun, semua permasalahan punya progres nyata,β ujar Lis.
Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Riono, menyampaikan Musrenbang tingkat kelurahan berlangsung hingga 5 Februari, 11dilanjutkan tingkat kecamatan pada 10β11 Februari, dan tingkat kota pada 11 Maret. Semua usulan dicatat berdasarkan bidang dan skala prioritas sehingga pembahasan tahun depan difokuskan pada realisasi program.
βTahun ini, usulan dibuka seluas-luasnya. Setelah semua terkumpul, Pemko akan memilih program sesuai visi dan misi, dan program yang siap dilaksanakan akan menjadi prioritas,β terang Riono.
Sementara itu, Lurah Kampung Baru, Gilang Ichsan Pratama, mengatakan tema Musrenbang tahun ini mendorong inovasi dan integrasi untuk pemberdayaan ekonomi, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
βSetelah kami himpun, ada 129 usulan masyarakat yang tersebar di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan sosial,β ujarnya.
Reporter: JEBAT







