Usai Apel Pagi, Lapas Banyuwangi Lakukan Penggeledahan Mendadak: Strategi Waktu Acak Demi Keamanan Optimal

1 3248

BANYUWANGI | Go Indonesia.id – Menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan bukan hanya soal rutin, tetapi juga soal strategi. Hal ini dibuktikan langsung oleh jajaran Lapas Kelas IIA Banyuwangi yang menerapkan pola waktu tak terduga saat menggelar razia penggeledahan di kamar hunian warga binaan, Selasa (2/6) lalu.

Berbeda dengan kegiatan pemeriksaan yang biasanya dijadwalkan, operasi kali ini digelar tepat setelah seluruh pegawai selesai melaksanakan apel pagi. Langkah ini dipilih secara khusus untuk memastikan kegiatan berjalan senyap, tidak terduga, dan tidak memberikan celah bagi siapa pun untuk mempersiapkan diri atau menyembunyikan barang terlarang lebih dulu.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Angga Nurdiansyah, tim pemeriksa dibagi menjadi dua kelompok kerja yang bergerak serentak. Sasaran utama penyisiran kali ini adalah Blok Griya Blambangan dan Blok Griya Ulupampang, di mana satu kamar hunian di setiap blok dipilih secara acak untuk diperiksa secara mendalam.

Angga menjelaskan bahwa perubahan pola waktu pemeriksaan ini merupakan upaya peningkatan kewaspadaan sekaligus bentuk deteksi dini. Tujuannya jelas: memutus akses peredaran barang terlarang dan meminimalkan potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi kapan saja.

β€œKami sengaja tidak terikat jadwal baku. Penggeledahan usai apel pagi ini adalah bagian dari strategi agar tidak mudah ditebak. Ini kunci agar deteksi dini berjalan efektif dan komitmen kami menjaga kondusivitas lingkungan tetap terjaga maksimal,” tegas Angga.

Selama kurang lebih 60 menit, petugas melakukan pemeriksaan ketat namun tetap menjunjung tinggi pendekatan humanis. Mulai dari pengecekan fisik warga binaan hingga penyisiran setiap sudut ruangan, dilakukan secara menyeluruh dan teliti.

Hasilnya pun patut disyukuri. Tim pemeriksa memastikan tidak ditemukan barang-barang yang menjadi fokus utama operasi, seperti perangkat telepon genggam maupun zat berbahaya jenis narkotika.

β€œAlhamdulillah, untuk target utama seperti HP dan narkoba, hasilnya nihil atau tidak ditemukan sama sekali. Kami bersyukur kondisi ini menunjukkan pengawasan kami berjalan baik,” tambah Angga.

Meskipun barang berbahaya utama tidak ditemukan, petugas tetap mendata dan mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi disalahgunakan atau bisa memicu gangguan ketertiban. Barang-barang tersebut selanjutnya akan dimusnahkan demi menjaga standar keamanan yang berlaku di Lapas Banyuwangi.

Reporter : Indah Razak


Advertisement

Pos terkait