BANYUWANGI | Go Indonesia.id— Tema resmi peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, bukan sekadar hiasan pidato atau jargon seremonial kosong bagi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi. Nilai-nilai luhur itu justru dijadikan ruh sekaligus arah gerak yang menjiwai seluruh sendi organisasi — dimulai dari struktur paling bawah, paling vital, dan paling dekat dengan denyut nadi rakyat: ranting dan anak ranting.
Dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Penjaringan Calon Ketua Ranting dan Anak Ranting sekaligus pemantapan persiapan HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang digelar baru-baru ini, jajaran DPC PDI Perjuangan Banyuwangi mengutarakan satu prinsip tegas: tidak ada perjuangan yang bisa berdiri kokoh tanpa fondasi yang kuat di akar rumput. Siapa yang abai memperkuat ranting, ia sedang membiarkan partai kehilangan pijakan di tengah rakyat.
Evaluasi menyeluruh terhadap proses penjaringan kepemimpinan di tingkat ranting bukan sekadar urusan administrasi partai. Ini soal arah masa depan. Ranting dan anak ranting adalah benteng terdepan yang langsung berhadapan dengan realitas, harapan, sekaligus keluh kesah masyarakat. Memastikan terpilihnya kader yang berintegritas, berani, dan militan adalah syarat mutlak jika partai sungguh-sungguh ingin menerjemahkan semangat “Berdaulat, Adil, dan Makmur” menjadi kenyataan yang dirasakan warga Banyuwangi — bukan sekadar retorika di atas panggung.
“Kita memperkuat organisasi bukan untuk kepentingan partai semata, melainkan agar setiap langkah perjuangan kita benar-benar menyatu dengan rakyat. Satu komitmen, satu semangat, satu barisan perjuangan — demi Banyuwangi yang berdaulat, adil, dan makmur, sejalan dengan cita-cita kemerdekaan bangsa,” tegas semangat yang mengemuka dalam forum rapat tersebut.
Agenda ini sekaligus menjadi pijakan kokoh bagi DPC PDI Perjuangan Banyuwangi dalam merancang rangkaian peringatan HUT RI ke-81. Seluruh kegiatan perayaan kemerdekaan yang disusun partai akan senantiasa membawa pesan yang jelas: kemerdekaan bukan warisan yang tinggal dinikmati, melainkan amanah yang harus terus diperjuangkan — memelihara kedaulatan yang tak bisa ditawar, menegakkan keadilan yang tak boleh pilih kasih, dan membangun kemakmuran yang harus mengalir merata ke setiap sudut desa.
Dari ranting yang kokoh, ke rakyat yang terlayani dengan baik; itulah jalur perjuangan yang kini dijalankan DPC PDI Perjuangan Banyuwangi — menyambung semangat Proklamasi ke dalam karya nyata, memastikan kemerdekaan Indonesia tidak sekadar tertulis di undang-undang, tetapi hidup dan dirasakan oleh setiap warga di Banyuwangi.
Indah Razak/Jurnalis Go Indonesia






