Gotong Royong Warga Menggema, MTQ ke-13 Kelurahan Tebing Tinggi Jadi Simbol Persatuan dan Pembinaan Generasi Qurani

IMG 20260614 WA0004

TANJAB BARAT | Go Indonesia.Id – Semangat gotong royong kembali menjadi wajah utama masyarakat Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-13 tingkat kelurahan. Kepercayaan yang diberikan kepada kawasan RT 10 hingga RT 22 sebagai tuan rumah disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menjelang hari pelaksanaan, berbagai sudut lingkungan tampak dipenuhi aktivitas warga yang bekerja bersama menyiapkan sarana dan prasarana kegiatan. Mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan fasilitas umum, pemasangan dekorasi, hingga penataan arena utama dilakukan secara swadaya dan penuh semangat kebersamaan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kegiatan tersebut tidak hanya menunjukkan kesiapan teknis penyelenggaraan MTQ, tetapi juga menjadi gambaran nyata masih kuatnya budaya gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat Tebing Tinggi. Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, nilai kebersamaan itu tetap terjaga dan menjadi modal sosial yang penting.

Ketua tim persiapan MTQ ke-13, Basuki, mengatakan bahwa seluruh persiapan saat ini telah memasuki tahap akhir. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama yang membuat berbagai pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan panitia.

“MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an. Ini adalah momentum memperkuat persaudaraan, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis,” ujar Basuki kepada Goindonesia.id.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat mencakup hampir seluruh unsur yang ada di Kelurahan Tebing Tinggi. Pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat RT, kaum ibu, hingga para pelajar turut mengambil bagian dalam setiap tahapan persiapan.

Menurut Basuki, tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa MTQ masih memiliki tempat yang penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain sebagai ajang syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga yang selama ini terjalin dengan baik.

Panitia menegaskan bahwa persiapan tidak hanya difokuskan pada kemeriahan acara, melainkan juga pada kualitas penyelenggaraan. Berbagai aspek teknis, keamanan, kenyamanan peserta, serta kelancaran seluruh rangkaian kegiatan menjadi perhatian utama.

Koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan dapat terpenuhi secara maksimal. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisasi potensi kendala selama kegiatan berlangsung.

Di sisi lain, masyarakat berharap pelaksanaan MTQ tahun ini mampu memberikan dampak yang lebih luas dibanding sekadar kegiatan tahunan. Mereka menginginkan MTQ menjadi ruang pembinaan yang efektif bagi generasi muda dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Harapan tersebut dinilai relevan dengan berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat menuntut hadirnya penguatan nilai moral, etika, dan spiritual sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Melalui MTQ, masyarakat berharap lahir generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mampu menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Nilai inilah yang dianggap menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi persiapan mengaku bangga karena wilayah mereka dipercaya menjadi pusat pelaksanaan MTQ tingkat kelurahan. Mereka menilai amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga bersama.

Partisipasi masyarakat terlihat dari kesediaan warga menyumbangkan tenaga, waktu, dan berbagai fasilitas yang dibutuhkan selama proses persiapan. Bahkan sebagian warga secara sukarela terlibat dalam kegiatan hingga malam hari untuk memastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa semangat kolektif masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di tingkat lokal. Nilai kebersamaan yang tumbuh selama persiapan MTQ menjadi contoh nyata pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan publik.

Tokoh masyarakat setempat menilai MTQ memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding kompetisi keagamaan. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan sosial, serta membangun komunikasi yang lebih baik antarwarga.

Selain itu, MTQ juga diharapkan mampu menjadi wadah pencarian bibit unggul qari dan qariah yang nantinya dapat mewakili Kelurahan Tebing Tinggi pada tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Pembinaan berkelanjutan dinilai menjadi faktor penting dalam mencetak generasi Qurani yang berkualitas.

Panitia memastikan seluruh proses persiapan dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan MTQ benar-benar menjadi milik bersama dan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif di tengah masyarakat.

Dengan semakin dekatnya hari pelaksanaan, berbagai evaluasi dan pengecekan lapangan terus dilakukan. Panitia optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

MTQ ke-13 tingkat Kelurahan Tebing Tinggi bukan hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial masyarakat. Semangat yang ditunjukkan warga RT 10 hingga RT 22 menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat tumbuh dan berkembang melalui kebersamaan, kerja nyata, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam membangun lingkungan yang religius, harmonis, dan berdaya saing.

Reporter: Apriandi
Media: Goindonesia.id
Narasumber: Basuki dan Tim Persiapan MTQ Ke-13 Kelurahan Tebing Tinggi
Lokasi: Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi


Advertisement

Pos terkait