Diduga Akibat Percikan Dupa, Warung di Desa Silangjana Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

IMG 20260704 WA0068

BULELENG | Go Indonesia.Id _Sebuah warung milik Edy Suparmen, warga Banjar Dinas Delod Margi, Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 08.30 WITA.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Silangjana kepada Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Menindaklanjuti laporan itu, Regu 2 Tim Reaksi Cepat (TRC) Damkar Buleleng langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan warga lainnya.

Dalam proses penanganan, Damkar Buleleng mengerahkan satu unit mobil tangki Borneo berkapasitas 5.000 liter, satu unit mobil Panther berkapasitas 3.000 liter, serta satu unit kendaraan operasional Innova.

Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 21 menit. Kecepatan penanganan tersebut membuat api tidak sempat merembet ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan pemilik warung, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari dupa yang kemudian menyambar material mudah terbakar di dalam warung.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 juta.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan api, termasuk saat menyalakan dupa atau perlengkapan sembahyang lainnya, guna mencegah terjadinya kebakaran.

Reporter: Edy


Advertisement

Pos terkait